Detektif Bego? Hah??!! [The After-Dinner Mysteries by Higashigawa Tokuya]

nazo-koverJudul: The After-Dinner Mysteries

Penulis: Higashigawa Tokuya

Penerbit: Haru

Genre: Kumpulan cerpen Jepang terjemahan, detektif, komedi, misteri

Tebal: 291 halaman

Terbit: Maret 2014

Cara dapat: hasil proofreading

Harga normal: Rp59.000,00

Bekerja menjadi seorang detektif, pasti dituntut memiliki kejelian lebih, mencoba memecahkan kasus demi kasus dengan banyak alibi yang tersebar. Namun, apa jadinya kalau seorang detektif gampang bingung dengan kasus yang dihadapinya, juga segitu gampangnya dikatai bego oleh seseorang yang hanya berstatus sebagai pelayan? Hosho Reiko yang menjadi seorang detektif di Kepolisian Kunitachi, Jepang, selalu merasa lelah dengan kasus-kasus yang dibawanya pulang ke rumah. Dan ketika ia menceritakan kronologis di tempat kejadian perkara kepada pelayannya, Kageyama, justru pria itulah yang berhasil menganalisis dan menyimpulkan sebuah penyelesaian. Reiko tentu senang dengan hal ini, tapi yang membuatnya tak senang, adalah ketika sang pelayan berani mengata-ngatainya dengan sebutan bego ataupun matanya disebut sebagai ‘lubang tak berguna’. Pfft, kurang ajar sekali ya Kageyama ini. Tapi mau gimana lagi, toh Reiko selalu membutuhkan pendapat Kageyama untuk menyelesaikan tiap kasusnya!

Hosho Reiko sebenarnya tak perlu sampai bekerja keras di kepolisian. Ia adalah seorang putri tunggal dan pewaris Grup Perusahaan Hosho yang kaya raya di Jepang. Tapi toh Reiko tak mau berdiam diri. Ia tetap menjalankan tugasnya untuk menyelesaikan kasus demi kasus pembunuhan. Ia menjadi anak buah dari seorang Komandan Kazamatsuri, yang juga berasal dari golongan orang kaya. Komandan yang arogan, tengil, dan suka mengucapkan pendapat-pendapat sederhana yang sebenarnya Reiko pun tahu, tetapi Kazamatsuri mengutarakannya seolah-olah itu adalah pendapat yang orisinal dan sangat hebat! Hal ini tentu membuat Reiko sebal setengah mati. Tapi, beberapa kali interaksi di antara keduanya juga tampak lucu, yaitu saat sang komandan mencoba mendekati Reiko dengan mengajak makan bersama maupun mengantar pulang, tapi selalu ditolak dengan lugas oleh Reiko. Hehehe.

Ketika jam kerjanya berakhir di malam hari, Reiko kembali pada hakikatnya, yaitu seorang putri yang memiliki sikap manja. Ia duduk di meja makan dengan hidangan yang mewah dan juga minuman yang istimewa. Dengan seorang pelayan yang senantiasa berdiri tegak di dekatnya, siap melakukan segala titah sang putri; termasuk mendengarkannya bercerita. Itulah kenapa buku ini berjudul “The After-Dinner Mysteries”, karena perkara-perkara tersebut selalu dibahas oleh Reiko dan pelayannya pada saat makan malam.

Apa yang membuat tujuh cerita pendek dalam buku ini seru dan kocak adalah terutama cara Kageyama berbicara kepada majikannya. Dengan pengucapan yang lempeng, tetapi kata-katanya menusuk. Ya bermaksud menghina, tapi lebih bersifat meledek. Namun begitu, Kageyama selalu dapat menangkap dengan cepat uraian dari Reiko dan menganalisis alibi-alibi mulai dari hal yang sederhana sampai hal-hal yang di luar pikiran kita. Saya ambil salah satu contoh saja ya, yaitu di bab “Hati-Hati Jika Berselingkuh”, ada dua wanita yang dicurigai membunuh seorang pria muda yang ditemukan mati telanjang. Mulai dari polemik masalah tinggi badan; apakah 150 atau 160 cm, sampai dugaan sang korban menggunakan sepatu berhak tinggi. Hm, biasanya kan cewek ya yang menggunakan sepatu berhak tinggi, tapi kok bisa ya Kageyama menyimpulkan hal seperti itu? Kadang, kita perlu membaca pelan-pelan uraian sang pelayan ini atau bahkan mengulang membacanya, hingga kemudian berujung dengan ucapan “Oooo….” sambil mengangguk-anggukkan kepala. Setidaknya, itu yang saya rasakan tiap selesai membaca analisis Kageyama.

Sedikit kekurangan buku ini adalah menurut saya antara satu kasus dengan kasus lain terasa tidak sinambung. Ya memang sih kasusnya juga lepas dan berbeda-beda, tetapi kehidupan Reiko yang secara utuh kurang kontinu diceritakan di sini. Tetapi selebihnya cerpen-cerpennya sangat menghibur; kocak sekaligus bikin kepo! Hehehe. Tokoh favorit saya tentu saja Kageyama yang cerdas. Untuk urusan penampilan, saya suka dengan kovernya yang ramai tapi atraktif. Juga batas tiap babnya ada gambar-gambar yang sesuai dengan tiap kasus yang dibahas.

Tiga setengah dari lima bintang saya sematkan untuk buku kumpulan cerpen ini.🙂

4 thoughts on “Detektif Bego? Hah??!! [The After-Dinner Mysteries by Higashigawa Tokuya]

  1. Pingback: Giveaway Hop BBI 2014 | Dinoy's Books Review

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s