Recommended Book: Antravelogi [+Giveaway!]

Antravelogi-promo

Judul: Antravelogi-Liburan Singkat di Hari “Kejepit”

Penulis: Dini Novita Sari

Penerbit: Bhuana Ilmu Populer

Genre: Nonfiksi, catatan perjalanan

Terbit: Januari 2014

Tebal: 182 Halaman

Harga: Rp37.000

Sinopsis

Ingin traveling, tapi… terbentur keterbatasan waktu?
Jangan khawatir!
Dengan perencanaan yang baik, Anda bisa memanfaatkan waktu libur yang singkat menjadi sweet escape yang tak terlupakan.
Buku ini berisi 7 kisah perjalanan singkat yang masing-masing bisa ditempuh di bawah 4 hari.
Jadi, tunggu apa lagi? Ayo mulai rencanakan petualangan singkat Anda.
Go, go!

Hai! Hai!! Kali ini mau agak narsis nih, ngepromoin dan bikin giveaway buku sendiri! Hehehe. Jadi Antravelogi adalah buku kedua saya yang diterbitkan setelah Get Lost. Namun sebenarnya ini adalah draf utuh pertama yang berhasil saya susun. Berawal dari kesukaan saya melakukan traveling, lalu membaca beberapa buku perjalanan juga, dan timbul juga mimpi dalam diri saya kalau suatu saat buku saya akan nongkrong di rak buku perjalanan di toko buku. Yep, tak mudah menyusun buku berisi tujuh kisah perjalanan saya ini. Saya mulai mencicil ceritanya di tahun 2012, mulai bikin outline apa saja yang akan saya ceritakan. Mulai bikin sampel satu ceritanya, yaitu cerita perjalanan di Singapura, yang pada perjalanannya mengalami perombakan juga. Saya sempat menuliskan curhatan saya tentang akhirnya lahir buku Antravelogi ini di blog saya yang lain tentang traveling, di sini:

http://travelerwannabe04.blogspot.com/2014/01/antravelogi-sebuah-catatan-perjalanan.html

Kenapa namanya Antravelogi? Hehe, saya ini orangnya nggak kreatif lho masalah nama ataupun judul. Nah ketika ngobrol-ngobrol dengan salah seorang teman saya, Clara Canceriana, saya menceritakan konsep naskah perjalanan ini yang berupa kumpulan cerita perjalanan, dialah yang mengusulkan nama ini. Antologi traveling, disingkat jadi Antravelogi. Antologi kan artinya “kumpulan”, dan saya langsung suka sama judul itu! Untungnya sih pihak Penerbit juga nggak mempermasalahkan mengenai judul ini, mereka hanya menanyakan artinya saja.🙂

Antravelogi berisi tujuh kisah perjalanan yang saya lakukan dari kurun waktu November 2010 hingga November 2012. Kumpulan perjalanan singkat yang suka saya lakukan dengan memanfaatkan cuti tahunan ataupun liburan akhir pekan. Makanya pihak Penerbit pun memberi tagline “Liburan Singkat di Hari ‘Kejepit'” dengan harapan teman-teman pekerja kantoran akan terinspirasi untuk melakukan perjalanan liburan pendek dari cerita-cerita saya. Intinya, sih, dengan waktu singkat yang kamu punya, nggak mustahil kok kita bisa liburan!😀

Antravelogi berisi cerita perjalanan saya di beberapa kota dan negara yaitu Singapura, Kuala Lumpur, Putrajaya, Bangkok, Balikpapan, Dieng, dan Bandung. Juga, berisi satu bab tentang komunitas pencinta traveling yaitu Travel Troopers yang saya ikuti, dan pernah beberapa kali melakukan perjalanan bersama mereka. Cerita-cerita di buku ini saya sajikan secara ringan, sesuai runtutan waktu saya saat bepergian, tetapi dalam format cerita pendek. Ada dialog-dialog dengan teman-teman seperjalanan saya, maupun bersama orang asing yang saya temui di tengah perjalanan. Banyak yang saya dapat saat melakukan perjalanan; refreshing yang terutama, tetapi sekaligus saya juga mengenal tempat baru dengan segala budayanya yang menarik.🙂

Di perjalanan pertama saya ke luar negeri yaitu Singapura, saya belajar tentang budaya tertib di sana dan juga kemajuannya. Saat ke Bangkok saya melakukan solo traveling yang seru dan menyenangkan, terlebih saat menemui orang-orang asing yang begitu cepat menjadi teman. Ketika di Malaysia, saya pergi bersama papa saya dengan ide melakukan perjalanan bersama orangtua, dan hal-hal yang perlu disesuaikan dari ketika pergi bersama teman sebaya. Lalu ke Balikpapan juga, untuk pertama kalinya saya menginjak Pulau Kalimantan dan menyusuri kota ini bersama seorang kawan lama. Kota yang terik, namun menyuguhkan hal-hal tak terduga dari ekspektasi saya. Di Balikpapan saya ketemu beruang madu, lho!😀 Ke Bandung, dimulai dari perjalanan berunsur amal hingga bersenang-senang bersama para sahabat di area Ciwidey. Dan destinasi terakhir, Dieng, yang merupakan dataran tinggi tertinggi kedua di dunia, saya merasakan berlelah-lelah menaiki Gunung Sikunir, dan dua orang kawan menyemangati saya untuk melakukan itu.🙂

Begitulah shameless promotion dari saya tentang buku kedua saya, hehehe. ^^. Tentunya artikel ini akan diakhiri dengan giveaway. Bagi kalian yang tertarik menyimak cerita-cerita perjalanan saya di buku Antravelogi, begini caranya:

  1. Di mana pun kamu berada sekarang, tolong kasih tahu saya alasan saya mengunjungi tempat itu. Misalnya, nih, kamu asli Surabaya tapi sekarang sedang kerja dan tinggal di Medan. Nah yang harus kamu promosikan adalah Medan, ya, bukan Surabaya. Kasih tahu saya alasan untuk mengunjungi kota/desa tempatmu berada ya!
  2. Pertanyaan di atas kamu jawab di kolom komentar artikel ini, diakhiri dengan menulis nama dan akun twittermu ya!🙂
  3. Share tentang kuis ini di twitter, seperti biasa kasih ajakan untuk ikut kuis ini lalu copy paste link artikel ini dan beri hashtag #MauAntravelogi. Terakhir, cc ke akunku deh @dinoynovita.🙂 Share berapa kali? Sekali saja yaa.
  4. Submit jawaban aku tunggu dari tanggal 17-24 Maret 2014 ya. Lalu satu orang yang jawabannya paling menarik saya umumkan di tanggal 27 Maret 2014, di timeline Twitter saya.
  5. Siapa saja yang memiliki alamat di Indonesia boleh mengikuti kuis ini yah.🙂

Okay deh, kuisku nggak susah kan…. Aku tunggu partisipasinya yaa. Terima kasih sudah menyimak artikel ini!! Jangan lupa baca Antravelogi yaa, hehehe, teteup promosi.🙂

12 thoughts on “Recommended Book: Antravelogi [+Giveaway!]

  1. Wisata?
    Mampir ke Cirebon, Mbak! Ada daerah namanya Tengger. Ini bukan tempat wisata tapi tanah pertanian masyarakat yang luas. Ada kandang kerbau, ada bukit cadas, sepanjang jalan penuh tanah liat. Terus banyak semak-semak alami. Hem, pergi ke Tengger bukan hanya akan mendapatkan rasa senang tapi juga lelah ‘olah raga’ dan ‘cuci mata’ dengan pemandangan alami khas kampung. Pas masuk wilayah Tengger, dijamin akan mencium aroma khas kebun, tanah lempung dan bau-bau alami yang entah dari mana. DIJAMIN PUAS dan LELAH

    Hapudin / @adindilla

  2. Hmm… Ceritanya juga mempromosikan daerah sendiri ya? Daerahku di pedalaman kampung lho Kak Dinoy, rada jauh juga dari perkotaan, Cililin namanya. Kenapa harus berkunjung kesini? Aku kasih tahu, di Cililin itu ada beberapa tempat wisata yang (mungkin) membuat Kakak tertarik. Pertama, Curug Sawer, rasanya ini ikon wisata Cililin banget menurutku, curug dalam bahasa Sunda artinya air terjun, yaa… semacam air terjun gitu deh, tapi kecil, aku sering sih ke tempat ini, karena deket banget sama sekolah (secara sekolahku di kaki bukit nan hijau, eh itu mars sekolah :D). Di Cililin juga, ada tempat bersejarah zaman Belanda, namanya Radio (kenapa disebut demikian? Baca disini deh Kak, regional.kompas.com/read/2014/01/06/2146225/Menengok.Gedung.Eks.Radio.Pertama.Belanda.di.Bandung), aku juga bangga sekolah di SMAN 1 Cililin karena ada gedung-gedungnya yang bekas zaman Belanda dulu, salah satunya ruang Kepala Sekolah bekas tempat tidurnya Westerling, kolonial Belanda itu.

    Kedua, Curug Ciririp dan Mundinglaya. Kalau ini adanya di salah satu desa di Cililin, masih sama-sama curug juga, tapi ada satu keistimewaan kalau dari curug ini, sebelum ke curugnya, Kakak bisa nemuin situs Mundinglaya. Jadi itu tuh semacam batu yang dianggap mirip kerbau yang lagi nunduk ke tanah (dalam bahasa Sunda disebutnya laya, munding itu kerbau). Nah, letaknya kan di Ciririp, kalau Kakak terus sampai ujungnya, Kakak bisa nemu daerah Mukapayung, tau nggak Kak? Itu lho yang waktu itu masuk TV karena ada longsor, disitulah TKP-nya.

    Di Cililin, juga ada Gunung Putri, terus pemancingan ikan juga. Kalau Kakak ke Cililin, jangan lupa beli oleh-oleh wajit sama kerupuk, mau yang belinya di Pasirmeong atau Bongas (kalau yang ini daerah aku), dijamin deh bakal ketagihan. Itu sih di Cililin, kalau daerah Bandung Barat pasti lebih banyak, salah satunya Lembang, pasti udah tau dong? Selain ada Gunung Tangkuban Perahu, juga ada Situ Lembang yang pas hawa horornya kalau dijadikan perkemahan. Terus Gununghalu, terusan sananya Cililin, disana tuh hawanya sejuk banget, banyak kebun teh, dan airnya bener-bener jernih banget, bisa deh kalau diminum secara langsung, dingin dan sejuknya ngangenin. Pokoknya, Bandung Barat itu surga tersembunyinya Jawa Barat menurutku. Heheh…

    asysyifaahs – @asysyifaahs

  3. Halo ,kak dinoy! Main, yuk! Hehehe
    Rumahku di Cipanas, Puncak. Tapi sudah hampir setahun aku bekerja di Bandung. Baiklah, Bandung, ya. Kota kembang yang terkenal dengan berbagai macam tempat wisata. Bagi yang belum pernah atau sering pergi ke Bandung, nggak ada salahnya menjadikan kota ini sebagai destinasi wisata untuk pertama atau kesekian kalinya!
    Banyak tempat-tempat indah di Bandung yang aku sendiri belum sempat mengunjunginya karena aku tidak punya banyak hari libur😦
    Jadi, kali ini aku akan berbagi cerita tentang indahnya jajanan yang ada di Bandung yang pernah aku coba😀 (bukan indah kali, ya, tapi enak)
    kak dini suka keju, nggak? kalau suka, coba deh kapan-kapan mampir ke Bandung terus ke tempat makan yang namanya Madtari. Sudah pernah, belum? Kalau sudah, datang lagi aja, kak! Hehe. Ada banyak Madtari di Bandung, salah satunya Madtari yang letaknya tidak jauh dari kampus UNISBA. Madtari itu tempat makan yang menunya serba keju. Dari roti bakar sampai mi telor kornet semuanya ditaburi keju yang berlimpah. Harganya juga terjangkau, lohh:)
    Selain makanan serba keju, ada lagi jajanan khas bandung yaitu surabi. Kalau kita jalan-jalan di daerah sekitar Setiabudi, pasti akan menemukan banyak warung surabi. kebanyakan mereka buka jam tiga sore. Tapi ada juga yang siang-siang sudah buka. Menu surabinya bervariasi, kak. Ada menu unik yang harus dicoba kalau jajan surabi. Surabi krabbypatty, misalnya.😀
    dan lagi, harganya juga pas kantong banget, deh. Hehehe
    sebenarnya banyak sekali jajanan kuliner di bandung. tapi karena aku baru coba dua itu, jadi aku cuma bisa cerita yang sudah aku coba:)
    Bandung itu kota yang punya kekuatan magnet sendiri, kalau menurutku. Pasti ada aja sesuatu yang membuat kita punya kenangan dan alasan buat datang ke sini lagi.

    Khairunnisa
    @unnisasa

  4. Kalo travelling nggak ke luar pulau kayaknya belum sip deh, kak.
    Nah, kotaku yaitu kota Sangatta wajib nih buat jadi salah satu tujuan. Di pedalaman (?) Kayaknya ga juga. Namanya aja udah kota Sangatta. *biarpun jarang orang yang tau sama kota ini*
    Kenapa harus ke sini?
    Kalau dari kuliner, Sangatta memang belum punya makanan khas. Jadi kalo mau bawa oleh oleh makanan dari sini, jangan deh. Soalnya sama aja kayak kota lainnya. Kalau mau beli oleh oleh dari sini, mending foto pemandangan di sini terus jadiin kartu pos😀 *mentang-mentang doyan kartu pos*

    Oh iya, di Sangatta itu ada 3 monumen yang wajib disinggahi. Yaitu Patung Burung *patung selamat datang nya Sangatta*, patung pesawat, sama yang paling baru itu Monumen Kudungga. Terus di sini juga ada waduk yang pas dinikmati di sore hari. Biasanya rame tuh. Di sini juga ada yang namanya Bukit Pelangi eksisnya disebut be-pe. Wkwk pasti penasaran kan? Ok, nggak perlu dijelasin biar makin penasaran.

    Tau kalau Sangatta punya perusahaan batubara terbesar di Indonesia. Yaitu KPC. Ada juga tempat hasil bekas lahan tambang yang kudu disinggahi juga. Yaitu Pertenakan Sapi Terpadu (PESAT) dan Telaga Batu Arang. Eh sampai lupa tempat favoritku di Sangatta, yaitu puncak!! Puncak yang di sini bukan puncak yang ada di Bogor itu yaaa *eh bener kagak ya*. Di puncak bagus banget kalau mau lihat matahari terbenam. :)))

    Lastly, di Sangatta jarang banjir apalagi gempa. Jadi aman dari bencana alam. *insyaAllah*

    Oke sekian promosi tentang kota Sangatta. Jadi, mau mampir ke sini nggak? Ditunggu! \o/

    Nama: Selvia Sari Rahmawati
    E-mail: v2ituaza@yahoo.com

  5. Yuk! Kak Dinoy, mampir kesini nih, ketempat aku, aku sekarang tinggal di Lampung, kakak tahu kan? Itu yang terkenal sama Gajahnya, inget nggak? Kalau masih nggak inget, aku kasih clue yang lain itu yang ada diseberang selat sunda yang dekat dengan Gunung Krakatau? Provinsi paling selatan pulau Sumatera?? Inget kan? Tahu kan kak? Sip!! ^^

    Hm, pariwisata di Lampung itu banyak loh kak🙂 Apalagi yang berhubungan sama keindahan dan keajaiban sejarah. Kalau masalah fashion style orang Lampung nggak kalah kok sama orang Jakarta, walau mall di Lampung nggak seramai dan menarik di Jakarta,..

    Kalau ngomongin berpariwisata yang paling penting itu yaa, kulinernya?? ya,nggak?? *belum apa-apa udah laper :9*
    Untuk di Lampung banyak banget nih tempat jajan dan makanan. Jadi, kalau lagi nyasar di Bandar Lampung, ibukota Provinsi Lampung. Kak Dinoy bisa banget mampir jalan Katamso, itu sepanjang jalan berjejer tenda-tenda makanan, semua jenis makanan yang berasal dari Lampung sampai luar daerah juga ada. Di sekitar jalan Katamso itu juga ada toko-toko yang menjual pempek,tekwan,model makanan khas Palembang yang enak-enak banget! Jadi, nggak perlu ke daerah asalnya kalo mau makan pempek doang! hihi😀 Oke, dan sekitar jalan Katamso itu tempat anak-anak gaul kota Bandar Lampung mau cafe? bioskop? mall? semua ada! Dan makanan dari yang murah meriah ala kaum pelajar sampai yang elit ala anak kuliah menengah ke atas.

    Oke, kalau masalah tempat pariwisata?? Lampung ini terkenal banget dengan pantainya, siapa yang suka pantai??! aku suka banget! Oke, aku jelaskan satu-satu pantai yang ada di Lampung, yang terkenal dan sering dikunjungi. Mari, cekidot =>>
    1. Pantai Mutun, huwawa \(^^)/ duh, ada pulau Tangkil yang berpasir putih, ada flying fox, banana boat, snorkling juga bisa,.. asli! ini laris banget di lampung! *dikira barang*
    2. Pantai Pasir Putih, pasti pasirnya putih dan halus banget kak! dangkal dan nggak terlalu dalam, tapi dekat dengan lepas pantainya.
    3. Pantai Klara, ini yang nggak bisa ditolak itu view sepanjang jalannya di daerah Hanura, apalagi kalau udah mau dekat pantainya, jalan naik turun bukit, dan lihat pantai didepan mata, terus jalan raya dipinggir pantai pas! itu keren banget, apalagi buat foto-foto, pantainya bersih,pasirnya putih, adem banget lah!
    4. Pantai Tanjung Setia, itu tuh omaknya pas banget buat yang suka main selancar! Luas, air berwarna biru yang memanjakan mata, terhampar luas! duh,duh! Pantai Surganya Ombak🙂
    5. ini nih, yang pasti udah nggak asing lagi bagi traveller di Indonesia, yaitu Pantai Teluk Kiluan di Tanggamus Provinsi Lampung, mau lihat batu-batu besar layaknya di film Laskar Pelangi, disini ADA! mau lihat lumba-lumba yang lepas dipantai disinilah TEMPATNYA! menakjubkan pake banget! dan nggak bisa dideskripsikan lewat kata-kata. Untuk kak Dinoy, ini recommended banget! Apalagi pemandangan sunset dan sunrisenya.

    Pantainya cukup, apalagi ya?? Mau yang berhubungan dengan sejarah? Yuk! dikunjungi Taman Purbakala Pugung Raharjo di Lampung Timur, cocok banget buat yang suka sejarah, mau foto-foto di padang rumput yang luas, makam-makam Zaman Batu yang gede-gede banget! Asli! ini keren banget! Abis dari sini kita ke Taman Gajah di Way Kambas, mau keliling naik gajah? ini tempat yang paling TEPAT! Dilanjut wisata Waduk Batu Tegi yang penuh mistis dan kisah-kisah tak terduga, uwow *horor time* Tapi tempatnya keren kok! Eits, mau main air lagi?? yuk,kita ke air terjun, ada Air Terjun Putri Malu di Way Lalaan dan Air terjun Batu Putu di Sukadana Ham, Bandar Lampung, adem,keren,dan menakjubkan!

    Abis, travelling itu yang paling penting oleh-oleh dong?? Nah, bisa mampir Toko Manisan Yen-Yen nih! Ada Keripik Pisang Suseno all variant rasa buah,balado,original,keju,coklat,vanilla,kopi,pandan, w-o-w banget! Kopi Luwak yang ajibb! Kerupuk,Kemplang,Keripik, Kue dan jajan lain tersedia disana, Kopi Lampung di Petekong tepat ada didepannya, pabrik pembuatannya lho ^^ Ini ada di Bandar Lampung saja🙂

    Gimana kak Dinoy?? berniat mampir nggak nih? atau masukin ke listnya dulu? :p Yuk! ditunggu kak😀

    Nama : Rissya Mutya Prima
    E-mail : rissyamutyaprima@gmail.com
    Twitter: @RMP2982

    Link Share : https://twitter.com/RMP2982/status/447223394048557056

  6. Tempat daerah saya? Hmmm … Oke, akan saya ajak mbak dinoy ke tempat saya. Memang ini bukan tempat istimewa, bukan pula tempat terkenal layaknya kota-kota besar. Ini tempat terpencil. Temanggung namanya. Mbak Dinoy ingat kasus teroris Noordin M.Top? Nah, Temanggung pernah menjadi tempat persembunyiannya. Ah, tapi tenang saja mbak, itu hanya sebagian kasus buruk. Sementara, disisi lain kota ini sangat ngat ngat ngat …… amazing. Kalau mbak dinoy merasa sumpek, bising, pengen refreshing, mungkin Temanggung adalah kota yang tepat. Disini nggak ada istilah banjir sama macet. Semua relax, santai, dan penuh keteraturan. Ada 4 alasan kenapa mbak Dinoy harus datang ke sini, meliputi tempat wisata; makanan; sampai orang-orangnya. Yuk ayuk simak:

    1. Jumprit
    Jumprit, tempat wisata semacam hutan pinus dengan penuh ….. you know, ketenangan. Dari luar terlihat misterius dan mistis mbak. Dan membuat penasaran pula. Tapi, mbak dinoy harus tuntaskan rasa penasarannya. Hehe … karena akan sangat disesalkan apabila mbak Dinoy nggak bisa lihat pemandangan dua gunung berjejeran yang tersembunyi si balik bukit jumprit ini, mereka adalah si sumbing dan si sindoro *tetreng (saya akan mulai untuk menggunjing tuh 2 gunung kembar di poin 2) Langkah pertama sewaktu akan memasukinya, kita udah disambut oleh 2 pohon berkulit merah itu, siapa lagi kalau bukan si pinus. Nah, setelahnya …. wiiiiiihhhh berasa pengen selfie. Pemandangannya bukan main kerennya, seketje mbak Dinoy getttooooh.😀 Apalagi coba yang kurang. Yuk ayuk kesini.
    *Oh iya, saya berpesan biarlah aura kemistisan jumprit terus bersarang, karena kalau saja hilang, maka tak ada kuasa lagi untuk menahan ‘mereka’ yang mau menjadikan tempat ini sebagai tujuan untuk komersial.

    2. Sindoro
    Gunung Sindoro ini konon ada legendanya mbak. Kalau dari cerita wewayangan, konon gunung Sumbing, kembarannya gunung Sindoro, tingginya bukan main. Oleh karenanya, Werkudara memotong bagian puncaknya. Nah, puncaknya itu jatuh tepat diantara gunung Sumbing dan Sindoro, yaitu bukit tarangan. Tapi saya tidak akan membahas si Tarangan. Bukan, Ingin pergi ke tempat gratis? Tanpa biaya? Tapi asyik. Ini dia … tererereng SINDORO. Mau ngapain di Sindoro? Dangdutan. Ahahaha… bukan bukan. Biasanya banyak pemuncak disini. Mereka banyak berdatangan dari luar kota, bahkan sampai dari luar pulau. Nah, aklau mbak Dinoy suka tantangan, temukan tantangan baru Anda disini !
    Eh, tapi kenapa bukan Sumbing? Di Sumbing itu jalanannya parah. Jadi jarang dikunjungi.

    3. Habis baca-baca buku di Pusda, makan aneka es buah, abis itu nonton 4D yuuuukkkk
    Mungkin ini bukan tempat spesial dibanding kota-kota besar. Tapi yang membuat ini istimewa yaitu…. emmmhhhh coba deh pikirin ‘masa? di kota kecil segini ada tempat buat nonton 4D?’ hahaha. Jadi gini, dikota ini ada sebuah perpustakaan buku gitu mbak. Besar pula. Sebelah tempat itu ada jajanan-jajanan khas Temanggung. Nah, masih diarea perpustakaan itu ada tempat buat nonton 4D. Mungkin, tidak terlalu fantastik ya. Eh, tapi ini istimewanya Temanggung lho. Disini adanya tempat-tempat yang bermanfaat, nggak ada tempat semacam diskotik dan spesies sejenisnya. Hehe ….

    4. Wong Temanggung
    Orang sini ramah tamah, nggak sombong, terbuka, dan jelassss Temanggung bangets. Seperti saya (mungkin) hehe. Satu dua hari di sini, beeehhhhh langsung betah mbak. Cuaca mendukung, orangnya asik-asik, suasana relax, nggak ada yang namanya macetttttttttttt !!! Oke, masih banyak lagi keistimewaan Temanggung mbak. Untuk mengetahuinya, makanay dateng kesini mbak. Wong Temanggung, sifate agung lan ora marake tersinggung. Mulane kuwi …. iki Temanggung, Bung !

    Nama : Widya Miftahul Hasanah
    E-mail : Widyamif@yahoo.com
    Twitter : @widyamif

    https://twitter.com/widyamif/status/447407110674870272

  7. Aku orang Pati, kuliah di Jogja. Tapi karena SAAT INI aku lagi pulang kampung dan menghirup udara Pati yang bebas abu vulkanik *eh*, makanya aku promosiin Pati aja ya. Muehehehe.
    *karena promosiin Jogja udah terlalu maintream*

    Pati itu sebuah kabupaten di pesisir utara Jawa Tengah, tapi udah mau sampe Jawa Timur gitu (?). Btw luas total Pati masih lebih luas dari luar provinsi DKI Jakarta loh mbak huehehe

    Yang khas dari Pati itu… hmmmm kacang dua kelinci kali ya? Pokoknya kalo melakukan perjalanan dari barat (?), kalo udah sampai ke pabrik kacang yang tersohor itu, berarti kita udah sampai Pati *salah fokus*. Terus makanan khas dari Pati itu nasi gandul. Jadi dia itu nasi, dikasih semacam kuah bersantan (kata orang mirip kuah kari sih, tapi menurutku kuah nasi gandul lebih tasty (?) karena penuh bumbu (?)), terus ada potongan daging sapi yang dimasak sedemikian rupa sehingga jadi enak (?). Enaknya dimakan bareng tempe goreng kering atau keripik tempe. Eh ini masalah selera sih, kadang ada yang makan pake pia pia juga.
    Eh ya, kelupaan. Kenapa dinamain nasi gandul? karena nyajiinnya pake piring yang dilapisin daun pisang, makanya jadi gumandul (?).

    Pati terkenal dengan segala macam wisata yang berair mbak. Kalau masalah pantai sih Pati emang rajanya, karena dia emang berbatasan langsung sama Laut Jawa. Kalau aku sendiri suka sama pantai-pantai sekitar daerah Banyutowo karena kayaknya di situ emang jarang dijamah manusia, jadi pantainya masih perawan ting ting (?). Terus masalah air terjun, Pati juga punya banyak. ada air terjun santi, grejengan sewu, tadah udan, dan lain sebagainya.

    Terus, ada waduk Gunung Rowo. Tapi dia bentuknya kayak danau beneran (?). Aku sering ke sana juga sih. Tempatnya enak buat pacaran (?). Eh, lupakan kalimat terakhir ya. wkwkwk

    Oh ya, ada gua pancur. Jadi dia itu kan semacam gua gitu, dan di bawahnya ada airnya sekitar selutut gitu. Terus stalagtit sama stalagmit (gini kali ya tulisannya) itu keluar tetesan airnya terus gitu. Konon katanya, kedalaman guanya bisa sampai dua puluhan kilometer, tapi sekarang yg bisa dijamah cuma entah berapa kilometer aja, soalnya makin ke sana katanya airnya makin dalem, terus banyak ikan-ikan besar berlistrik (?). Ya gitulah pokoknya. Yang nyelam aja pada nggak berani nerusin (?).

    Oke, kayaknya aku kebanyakan cerita di sini. Komenku panjang bener.

    Wenny Widyastuti
    @widywenny

  8. Halo kak, ikutan nimbrung ya…
    Aku asli kelahiran Semarang, dan gede di Semarang juga. Kota metropolitan terbesar kelima di Indonesia.
    Aku tinggal di pusat kota, jadi ya wisatanya nggak melulu tentang kegiatan alam *dimaklumin aja ya*

    Wisata di Semarang paling aku suka, Water Blaster. Tempat ini menyajikan wisata air yang hampir mirip dengan waterboom. Wahananya banyak banget dan seru. Ada katalog diskon 50% nya lho untuk setahun.

    Kalau wisata malam, nggak lengkap tanpa mengunjungi Jl. Pahlawan – lapangan Simpang Lima – Taman KB. Di sepanjang jalan ini banyak banget manusia2 nongkrong dan menghabiskan malam (terutama weekend), ada juga kok yg jualan seperti jagung serut, sosis bakar, dll. Eh ya, kalau kebetulan mampir disini cobain deh becak wisata dan sepeda gandeng-nya (aneka bentuk dan kelap-kelip di malam hari). Seru bangeet!

    Pusat oleh-oleh juga nggak jauh-jauh dari seputaran tengah kota, tepatnya di Jl. Pandanaran. Menjajakan makanan khas Semarang seperti bandeng presto, wingko babat, lumpia, serta makanan khas Jawa Tengah lainnya.

    Kalau pas kebetulan ke Semarang menjelang bulan puasa, ada event yg namanya dugderan. Diselenggarakan seminggu sebelum mulai puasa, mirip pasar malam ada juga karnavalnya lho.
    Info: event yg akan diselenggarakan di Semarang sebentar lagi yaitu Semarang Night Carnival tgl 3 Mei 2014 *wajib nonton bagiku, karena ini keren banget.

    Ya, namanya juga ibukota Jawa Tengah, pusat kota. Jadi yg paling spektakuler sehari-hari ya itu-itu aja sih. Tapi, tenang aja, masih banyak destinasi lain seperti kuil Sam Poo Kong, bangunan Lawang Sewu, Kawasan Kota Lama, dan pantai.
    Oh ya, 1 jam ke arah selatan kota Semarang, kira-kira 1 – 1,5 jam akan dijumpai beberapa wisata alam yg menakjubkan seperti Candi Gedong Songo, Sidomukti, Curug 7 bidadari, Curug Klenting Kuning, Curug Semirang. Sayangnya, daerah ini masuk di kabupaten Semarang. Nggak nyesel tapi, karena udaranya sangat sejuk, mirip di Kaliurang Jogja.

    Jadi, mau mampir ke Semarang?😀

  9. Selamat siang kak dinoy…
    Kenapa sih harus ke Surabaya ??
    1. Yang disukai di surabaya : Tata kota yang teratur dan rapi serta rimbunnya pepohonan di beberapa jantung kota membuat kota yang terkenal dengan cuacanya yang panas ini menjadi sejuk seketika.
    2. Menu yang wajib dicicipi : Rawon ‘Kalkulator’ di warung Sedap Malam yang terletak di sebelah selatan Taman Bungkul. Kuah rawon yang hitam pekat dengan irisan daging yang empuk sangat nikmat disantap untuk mengisi perut saat lapar.
    3. aspek terunik : Mengikuti tur keliling kota surabaya. Ada dua pilihan tur , Surabaya Heritage Track (SHT) dimulai dari Museum House of Sampoerna yang tidak dipungut biaya apapun serta Surabaya Shopping and Culinary Track (SSCT) yang berangkat dari Balai Pemuda Surabaya dan dikenakan biaya sebesar Rp 7.500 (Harga di bulan Maret 2014).
    4. Oleh-oleh wajib : Petis ,krupuk udang , bandeng asap dan camilan khas kota Surabaya di Toko Bhek yang terletak di pasar Genteng Suarabaya.
    5. Tempat paling romantis : Pantai kenjeran saat sunset. Deburan ombak yang bergulung kecil dengan landscape jembatan suramadu menambah keromantisan untuk menikmati sunset bersama pasangan.
    6. Aktivitas terbaik : mengunjungi ekowisata mangrove di wonorejo yang ditumbuhi pohon bakau yang tersebar luas di lahan 23.000 hektar selain itu dapat juga menaiki perahu yang berlabuh di muara sungai yang berbatasan langsung dengan laut jawa.
    7. yang harus dihindari : tidak menyalakan lampu di siang hari dan tidak mengenakan perlengkapan wajib saat mengendarai sepeda motor karena kota ini mempunyai slogan safety riding.

    Nama: Imama Lavi Insani
    Akun twitter : @imalavins

    Terima kasih :))

  10. Ikutan ya mbak, semoga saya beruntung hehe. Saya asli Pekalongan mbak, tapi saya sekarang sedang kuliah di Semarang. Sebenarnya saya ingin memperomosikan kota kelahiran saya Pekalongan, tapi ternyata yang dipromosikan adalah kota tinggal kita sekarang. Oke mari berjalan-jalan keliling Semarang.

    Apa aja sih yang yang wajib dikunjungi ketika di Semarang ?
    1. Tugu Muda dan Lawang Sewu.
    Ya Tugu Muda dan Lawang Sewu berada di pusat kota Semarang, kedua tempat ini letaknya berdekatan. Jadi jika berkunjung ke Semarang jangan lupa berkunjung ke sini. Tugu muda adalah tugu yang merupakan icon kota Semarang. Jika malam hari banyak anak muda yang nongkrong di tempat ini, khususnya pada kaum muda. Dari Tugu Muda, kita menyebrang jalan langsung deh nyampe di Lawang sewu. Ya sesuai namanya, bangunan ini memiliki banyak pintu (lawang), walaupun jumlahnya mungkin tidak pas seribu (sewu), tapi angka seribu menunjukkan jumlah yang banyak. Tempat ini agak horor gimana gitu, jadi kalau berkunjung ke sini lebih baik malam hari, lebih seruuuuu.

    2. Simpang Lima.
    Setiap hari minggu pagi di simpang lima ada acara car free day. Motor ataupun mobil tidak boleh melewati kawasan simpang lima ketika minggu pagi. Banyak orang berjalan kaki, ada yang naik sepeda, ada juga yang bersepatu roda. Banyak kuliner yang menggiurkan. Jadi walaupun judulnya olahraga, pada akhirnya malah makan-makan, hehe.

    3. MAJT (Masjid Agung Jawa Tengah)
    Masjid Agung Jawa Tengah. Merupakan masjid terbesar di Jawa Tengah, judulnya aja masjid agung jawa tengah, hehe. Kalu berkunjung ke masjid ini jangan lupa naik kemenaranya, hanya membayar 5000 kita bisa melihat pemandangan seluruh kota Seamarang dari atas sana. Selain itu di atas menara juga ada resto putar, jadi ketika kita makan seolah-olah berputar, tapi tenang saja kita tidak akan merasakan pusing. Di menara juga ada museum sejarah islam yang bisa kita kunjungi.

    4. Kota Lama
    Di kota lama, kita akan melihat pemandangan kota ketika jaman Beanda. Di kawasan kota lama, sengaja tidak banyak diubah tata kotanya, supaya kita dapat bernostalgia di sini. Ciri khasnya adalah gereja Blenduk, sesuai namanya atap gerejanya mblenduk.

    5. Sam Poo Kong
    Sam Poo Kong adalah klenteng yang juga merupakan ciri khas kota Semarang. Karena saya beragama islam, jadi jika ke sini hanya berfoto-foto ria, hehe

    6. Pasar Semawis
    Pasar Semawis adalah area kuliner, tempat ini awalnya digagas oleh komunitas Pecinan Semarang. Pasar Semawis hanya buka hari Jumat, Sabtu, dan Minggu khusus malam hari. Di area ini kendaraan dilarang masuk, jadi kita berjalan-jalan mencicipi kuliner-kuliner khas Semarang.

    7. Pasar Johar
    Jika hobi berbelanja jangan lupa mampir ke sini, karena harganya murah meriah, asalkan bisa nawar tapi hehe. Ada banyak barang yang bisa dibeli di sini, lengkaaaap. Pasar johar letaknya dekat dengan kota Lama.

    8. Goa Kreo
    Goa Kreo terletak di kecamatan Gunungpati. Jika dari kampus saya sangat dekat. Jika dari pusat kota Semarang, sekitar 40 menit. Di goa ini terdapat banyak kera (kreo). Jadi berhati-hatilah jika membawa makanan, bisa jadi dikejar monyet😀

    9. Bandungan
    Bandungan adalah nama kecamatan di kabupaten Semarang. Di sini ada beberapa tempat wisata. Umbul Sidomukti, merupakan tempat pemancingan dan kolam renang. Dari Umbul Sidomukti kita bisa melihat indahnya kota Semarang. Ada juga Gedong songo, sesuai namanya ada sembilan (songo) candi di sini. Jangan lupa membawa jaket, karena di sini udaranya dingin.

    Sudah tertarik untuk berkunjung ke Semarang. Ayo mbak mampir sini, nanti aku temenin jalan-jalan, hehe.

    link share : https://twitter.com/dinakamila_/status/448019600660127744
    akun twitter : @dinakamila_

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s