Mau eBook?? [giveaway]

e-book(cornwall.gov.uk)

pic taken from cornwall.gov.uk

Ada yang di sini suka baca electronic book alias eBook? Yups, bentuk buku yang bisa dibaca melalui perangkat digital seperti laptop, smartphone, maupun gadget lainnya yang menunjuang. Kalau saya sendiri masih lebih suka membaca buku versi manual, karena asyik aja meraba kertasnya, memandangi dan mengelus kovernya yang ciamik, dan buku versi cetak bisa dibaca sambil selonjoran dan nggak bikin capek mata. Apalagi, sekarang saya sering membaca naskah versi softcopy dalam rangka kerjaan, jadi buat saya membaca buku yang sudah terbit itu ya sekalian refreshing, malaslah kalau saya harus membaca buku versi digital, hehe.

Nah hari Sabtu lalu tanggal 22 Februari 2014 saya datang ke acaranya Grasindo dan dapat goody bag yang berisi dua novel fisik dan lima lembar voucher Gramediana @ Rp10.000,00. Saya sih sudah senang banget dapat dua novel fisiknya, dan nggak tahu kapan bakalan pakai voucher Gramediana-nya. Oh ya, Gramediana adalah e-book online store, di sana dijual buku-buku dalam versi digital. Bisa dicek di http://www.gramediana.com.

Jadii… berhubung belum berminat untuk menggunakannya, maka saya memutuskan untuk membagikan saja deh vouchernya. Akan ada 4 lembar voucher yang saya bagikan, 1 saya simpan deh barangkali nanti tertarik beli, hehe. Masa berlakunya masih sampai 31 Juli 2014 kok! Oh yaa, ini dia penampakan voucher-nya:

Gramediana-voucher

Di baliknya terdapat kode voucher dan juga cara pemakaiannya. Rencananya akan saya bagikan kepada 2 orang, jadi 1 orang mendapat 2 voucher @ Rp 10.000,00. Caranya cukup jawab pertanyaan di bawah ini:

Kenapa sih kamu memilih membaca buku versi digital alias e-book? Dan ada nggak pengalaman menarik membaca e-book? Misalnya kamu beli novel luar versi digital, belinya gampang, penggunaannya juga nggak susah, atau pengalaman lainnya, silakan diceritakan. Boleh juga disebutkan judul e-book yang berkaitan dengan pengalamanmu yaa!

Jawabnya dengan mengisi kolom komentar di bawah artikel ini dan aku tunggu sampai tanggal 01 Maret 2014 ya. Selesai menulis jawaban, jangan lupa tulis nama dan alamat e-mailmu. Sudah gitu aja, nggak perlu share ke Twitter kok. Aku tunggu yaa jawabannya! ^^;

8 thoughts on “Mau eBook?? [giveaway]

  1. Sebenarnya, aku nggak terlalu suka baca e-book, sama kayak Kak DInoy, aku pecinta buku fisik, indah aja kalau bisa megang bukunya secara nyata bukan digital. Kalaupun baca e-book, mungkin lebih mudah dan praktis aja kali ya, kita nggak perlu nenteng buku sampai berat, cukup buka dari gadget, kita bisa langsung buka deh, kan emang lebih ringan juga. Apalagi, aku suka baca e-book kalau misalnya bukunya itu udah out of print, kan susah juga untuk dapetinnya. Nah, biasanya, aku pilih alternatif e-book untuk hal ini, kita tetap bisa baca buku yang OOP kok.

    Pengalaman menarik ya? Hmm… Nggak banyak sih, soalnya jarang juga, terakhir kali baca e-book itu kalau nggak salah 8 bulan yang lalu. Lama banget kan? Iya, itupun dapat e-booknya secara cuma-cuma. Pengalamannya sih, saking terlalu fokus ke ebook, pas lagi jalan pernah [hampir] masuk selokan, untungnya hampir. Soalnya kan fokus banget sama smartphone yang lagi baca ebooknya. Ini bisa jadi kelemahan aku baca ebook. Terus juga, kalau kelamaan menatap layarnya, bisa jadi nggak baik buat mata, soalnya cahaya yang keluar dari layar monitornya emang nggak baik sih. Hmm…

    Nggak banyak ceritaku untuk ebook sih, tapi walaupun gitu, ebook tetap bermanfaat juga kok. Ya mudahnya sih emang lebih praktis. Heheh…

    ASYSYIFAAHS
    @asysyifaahs
    asysyifaahs@yahoo.com

  2. Halo, Kak Dinoyyy!! Ketemu lagi sama saya. :p

    Baru aja liat-liat blognya Kak Dinoy, nih. O, ya, Kak Dinoy, novel #GetLost hadiah dari give away kemarin (yang diadain Kak Joo) masih belum nyampai-nyampai, nih! Padahal udah lama banget dan enggak sabar buat baca, hehehe. :3

    Btw, aku nemu artikel ini dan langsung tertarik sama voucher-nya! Kepengin baca e-book lagi! >< Jadi, aku putusin buat ngejawab pertanyaan yang dilemparkan Kak Dinoy.

    Kenapa sih kamu memilih membaca buku versi digital alias e-book? Dan ada nggak pengalaman menarik membaca e-book? Misalnya kamu beli novel luar versi digital, belinya gampang, penggunaannya juga nggak susah, atau pengalaman lainnya, silakan diceritakan. Boleh juga disebutkan judul e-book yang berkaitan dengan pengalamanmu yaa!

    Jawaban aku: Kenapa tertarik membaca buku versi e-book? Karena enak dibawa kemana-mana soalnya nyatu sama gadged. Kalau buku, kan, harus bawa "buku"-nya dulu dan makan tempat karena harus pakai tas. Sedangkan e-book enggak. Praktis! Kalau ngomong pengalaman gimana, ya? Pernah, sih, pas lagi naik kereta dari Surabaya-Jogjakarta. Perjalanan beberapa jam itu aku habisin buat baca novel Twilight versi e-book; karena lupa bawa novel. Hasilnya? Selesai sebelum sampai ke Jogjakarta! Senang bangetttttt bisa nyelesain satu novel dalam waktu segitu disaat penumpang lain ketiduran, hehehe. Tapi, kasihan banget sama mata aku, huhu. Pas sampai Jogja langsung nyegerin mata dan berdoa supaya minus enggak nambah! :"D

    Sebenarnya, sih, sering baca e-book. Tapi, bingung, mau ngasih cerita yang lainnya. Hehehe. Mungkin cerita pengalaman selama naik kereta itu cukup, ya, Kak Dinoy buat dapat e-book baru? Semoga. Hehe. ^^

    Luqyana (@Lqyana) luqyanafarah@gmail.com

  3. Hai dinoy, aku mau ikutan ngasi alasan milih buku digital deh. Kali aja bisa dapetin voucher buat beli buku baru kan lumayan. Buat aku buku digital itu:
    1. Simpel
    Buat orang yang lumayan sering pindah, mostly karena kerjaan, buku digital ini ngurangin ribetnya packing kalo harus pindah. Kebayang zamannya belom ada digital book, setiap mau pindah yang pertama dipikirin adalah ongkos kirim buku ke rumah. Sedus buku itu ongkirnya kira-kira bisa beli 4 ato 5 buku baru deh. Mahal bok, dan biasanya aku sukses packing buku kedalam 2 atau 3 dus besar, setiap kali pindah. Jadi yah gitu deh, mahal, repot dan pastinya beraaaat….
    2. Praktis
    Digital book bisa dibawa kemana aja, dibaca kapan aja dan dibeli setiap saat. aLupa bawa atau beli buku pas diperjalanan? Pengen beli buku tapi udah tengah malam atau malah lagi ada di middle of nowhere yang jangankan toko buku, nemu tukang koran aja udah untung banget? Gampang, tinggal klik app-nya toko buku digital, dan ga pake ngantri lama, buku baru udah bisa nemenin kita.
    3. Long lasting
    Emang seh, buku digital terkendala ama battery life hape, tablet ato notebook. Tapi kan kalo ketemu colokan listrik udah bisa senyum lagi dan lanjut baca lagi. Coba kalo buku fisik, yang kotorlah, kelipetlah, kertasnya jd lecek dan keriting krn keseringan dipinjem teman atau malah hilang karena edar dari tangan ke tangan.
    4. Love the tree…
    Magicnya buku fisik itu kan harum kertasnya itu lho, ga peduli buku baru atau udah lama, i still love to smell the book. Tapi, aku sih lebih cinta lingkungan dengan mengurangi pemakaian jumlah kertas. Satu cara yang aku tahu ya by using digital version.
    5. Murah
    Yang ini sih pasti ya… Digital pasti jauh lebih murah dari yang fisik. Toh, isinya sama aja kan…

    Itu sebagian alasan aku senang baca buku digital. But, i love every book the way they are…hahaha

  4. Halo Kak Dini🙂
    Aku ikutan giveawaynya yah kak ^^

    Kenapa sih kamu memilih membaca buku versi digital alias e-book? Dan ada nggak pengalaman menarik membaca e-book? Misalnya kamu beli novel luar versi digital, belinya gampang, penggunaannya juga nggak susah, atau pengalaman lainnya, silakan diceritakan. Boleh juga disebutkan judul e-book yang berkaitan dengan pengalamanmu yaa!

    Aku suka baca e-book soalnya enggak ribet, enggak berat dan enggak menuhin-menuhin tas yang udah penuh😀
    Selain itu e-book juga enggak bakal dimakan rayap, hilang (kecuali kalo file e-book kehapus), basah ataupun warna kertasnya berubah jadi kuning🙂
    Bacanya juga enggak perlu lampu, ditempat gelap pun masih bisa baca. Ukuran font-nya juga bisa kita sesuain dengan selera kita. Pokoknya banyak deh keuntungan dari baca e-book😉
    Pengalaman menarik? Ada dong😉
    Gara-gara aku sering beli buku online yang artinya sering ada paket ke rumah, Ibuku marah-marah terus, dikiranya aku enggak belajar malah baca novel terus. Setiap tahu aku pegang novel, pasti ngomel-ngomel dan diakhiri dengan aku enggak boleh baca novel lagi. Sebenernya sih niat Ibu baik, tapi apa daya godaan buat baca novel itu selalu aja ada :3 Nah, untuk mensiasati biar enggak dimarahin tapi bisa tetep baca novel lagi, beralihlah aku ke e-book. Jadi Ibuku enggak tau kalo aku lagi baca novel. Aku tetep bisa baca novel tapi enggak dimarahin, hehe😀
    Pertama nyoba e-book itu dengang download e-book gratisan yang ada di internet, dan lama-lama jadi ketagihan sampai sekarang😀

    Ila Aulia Rahmah
    la_aulia97@yahoo.com

  5. Hai, Kak🙂. Aku suka ebook karena handy banget. Kalau di kamar malem-malem, bisa baca tanpa lampu😀. Kan ada sinar dari tablet dan bisa dalam mode night. Terus, gampang juga buat dibaca di kelas =)). Kalau bosen dengerin dosen, bisa buka-buka di tab (paling dikira baca ebook kuliah XD). Waktu liburan ke luar pulau juga asyik, nggak perlu bawa novel yang ngurangin tempat buat baju.

    Hmmm, pengalaman unik, ya~
    Waktu aku lagi ngikutin novel seri House of Night. Satu novel bisa kuselesaikan dalam beberapa jam saja. Terus, masih di hari yang sama, langsung lanjut novel berikutnya. Wah, kalau nggak salah sehari pernah sekaligus tiga atau empat novel :)).
    Hmmm, itu unik nggak, sih? Hahaha.

    Jaquith
    rosanera9@gmail.com

  6. Pertama kali baca e-book itu sekitar tahun 2008. Saat itu lagi heboh-hebohnya film Ayat-ayat Cinta. Saking hebohnya, ada temenku yang bela-belain ke Surabaya cuma buat nonton filmnya soalnya di kota kami nggak ada bioskop, haha..
    Kenapa nggak beli bukunya aja?? Hikz.. di sini juga nggak ada toko buku yang update. Alhasil kakakku unduh e-book gratisan biar nggak kudet kalau ada teman yang cerita tentang AAC. Di tengah membaca e-book, ternyata kakakku bawa novel AAC ke rumah, katanya perpustakaan sekolahnya ada stok novel AAC tapi cuma sebiji dan dia termasuk beruntung sebagai peminjam kelima. SEBIJI untuk lebih dari 300 siswanya..!! *tepukjidat* *berasa hidup di pedalaman*

    Pengalaman yang hampir sama terjadi lagi di tahun 2011. Tapi kali ini yang heboh adalah film Laskar Pelangi. Akhirnya unduh e-booknya juga tapi cuma baca separuh karena ada temen yang udah punya filmnya.

    Sebenarnya, kalau aku pribadi lebih suka buku cetak daripada e-book, tapi sama seperti komen-komen yang lain kalau lagi di perjalanan atau bosen waktu di kelas emang lebih enak baca e-book sih soalnya nggak makan tempat dan nggak ketahuan guru, soalnya HPnya bisa diselipin di buku pelajaran, haha..

    Arif Rizaldy
    hajimemimi01@gmail.com

  7. Terima kasih buat yang ikutan kuis ini! Nah aku sudah pilih 2 orang yg jawabnya bagus dan lengkap (alasan dan pengalaman menarik): selamat buat ILA AULIA RAHMAH dan Arif Rizaldy yaa! Tunggu e-mailku untuk tahu kode voucher dan ketentuan pemakaiannya! ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s