Behind the Book (and Giveaway!)– Oppa & I: Love Signs.

BtBOppa

[Sebelum baca artikel ini wajib baca resensi tiga seri Oppa & I berikut: Oppa & I, Oppa & I: Love Missions, dan Oppa & I: Love Signs *klik judulnya yaa, hehe]

Hai! Behind the book kali ini akan membahas tentang proses penulisan novel Oppa & I: Love Signs. Saya yakin pengunjung blog ini pasti sudah banyak yang tahu tentang serial Oppa & I yang diterbitkan oleh Penerbit Haru dari tahun 2011; terkhusus bagi penggemar novel Korea dan juga pembaca novel-novel dari Orizuka dan Lia Indra Andriana.🙂 Nah, berhubung ini adalah novel sebanyak tiga seri (dan seri ketiga ini sebagai penutupnya), maka tak afdol kalau tidak membahas dua seri sebelumnya sebelum sampai ke Oppa & I: Love Signs. Dan saya telah mengajukan beberapa pertanyaan bagi kedua penulis dan juga penerbit untuk dijadikan artikel. Yuk, simak… ^^

Dimulai dengan latar belakang, kenapa sih kedua penulis mengangkat tema tentang cerita si kembar yang memiliki orangtua berasal dari dua negara, yaitu Korea Selatan dan Indonesia? Menurut Lia, karena awalnya headadmin KoreanUpdatates.com menawarkan pada Orizuka untuk membuat sebuah corner di website tersebut. Akhirnya, Orizuka mengajak dia untuk menulis fiksi karena kan basic mereka adalah penulis novel. Nah, akhirnya setelah diskusi, Ori dan Lia memutuskan ingin menulis kisah remaja. Karena KoreanUpdates adalah website keKoreaan, mereka berdua berpikir unsur Koreanya harus kuat, namun mereka juga ingin mengangkat sedikit tentang Indonesia. Kedua penulis ini juga ingin mengangkat tentang hubungan keluarga dan permasalahannya. Maka lahirlah Park Jae In dan Park Jae Kwon, si kembar Korea-Indonesia.

Dan mengenai keputusan untuk membuat novel Oppa & I ini menjadi tiga seri, Lia dan Orizuka mengaku mereka sama sekali enggak merancangkan dari awal. Karena awalnya ini adalah proyek iseng mereka, dan mereka cukup kaget juga waktu tahu responsnya positif banget dari para pembaca.

Lalu, menulis satu novel berdua pasti perlu pembagian yang tepat, dan mengenai hal ini, dalam menulis tiga seri Oppa & I Orizuka dan Lia membaginya per bab. Dan pada tiap bab, ditulis dari sudut pandang dua tokoh utama (penulisannya menggunakan sudut pandang orang ketiga, tapi tetap dari sisi masing-masing tokoh). Orizuka menulis untuk bagian Jae In, Lia menulis untuk Jae Kwon.

Di Oppa & I: Love Signs ini salah satunya saya terkesan dengan kehidupan selebritas si Seung Won (yang sudah baca pasti tahu, juga di seri sebelumnya diceritakan kalau Seung Won berhasil jadi aktor serial drama televisi). Saya sendiri juga bukan penggemar K-Pop, jadi sempat terpikir, wow, sampai segitunya penggemar nge-stalk ke sekolah dan musuhin orang yang dekat dengan idolanya. Nah, mengenai riset sehingga bisa menciptakan konflik seperti ini, selain dari drama dan TV Show, kedua penulis juga banyak mencari info melalui internet, terutama portal berita. Kalau kisah spesifik artis Korea… hm, mereka mengaku tidak ada yang spesifik dijadikan acuan. Namun, kisah tentang artis Korea yang dikuntit penggemar itu ada banyak sekali ditemukan Lia dan Ori di internet^^.

Saya juga merasa kena banget, nih, pas baca bagian Sa Ra dan Ha Neul membantu Jae In mengenali tanda-tanda jatuh cinta, sampai Jae In merenungkannya sendiri (ups, maaf yaa kalau sedikit kasih bocoran ^_^v). Menurut saya, itu pas banget dengan judul Oppa & I seri tiga ini. Dan hal ini membuat saya bertanya, adakah referensi tertentu untuk menetapkan beberapa tanda jatuh cinta tersebut, atau bahkan berdasarkan pengalaman pribadi kedua penulis. Namun mereka berdua mengaku kalau referensi secara khusus dan pengalaman pribadi tidak ada, hanya dikarang saja kok dengan mengacu pada kisah cinta Ha Neul^^.

Nah, selain beberapa hal mengenai teknis penulisan serial Oppa & I, saya juga menanyakan ke kedua penulis, apakah ada kendala saat menulis bareng selama tiga tahun (kendala Orizuka saat menulis bareng Lia, dan juga sebaliknya)?

orilia

Orizuka & Lia Indra Andriana

Jawaban Orizuka: Kendala paling besar ada di jarak dan waktu (terutama pada saat pengerjaan buku pertama) karena kami dulu tinggal berjauhan dan punya kegiatan masing-masing. Selain itu, tidak banyak kendala lain yang berarti. ^ ^

Jawaban Lia: Kendalanya adalah jarak dan waktu^^. Apalagi waktu di awal menulis ini, karena teknologi belum secanggih sekarang, dulu cara komunikasinya hanya melalui YM dan hanya bisa dilakukan di laptop. Jadi kami berdua hanya bisa membahas saat dua-duanya sudah ada di depan laptop^^.

Wah, ternyata jawaban keduanya kompak ya, hehe. Nah setelah tanya-tanya ke penulis, saya pastinya juga memberikan pertanyaan ke Penerbit Haru tentunya sebagai pihak yang merilis novel serial Oppa & I:

Oppa & I diawali dari sebuah webseries di Korean Updates, pasti ada faktor kenapa Penerbit Haru tertarik membukukannya; karena kan sudah banyak juga yang baca melalui media internet, apakah bakal tertarik baca cerita yang sama tapi dalam media buku? Menurut Haru, pertimbangan yang pertama, Haru melihat dari segi ceritanya; apalagi tiga tahun lalu, demam Korea sedang memanas. Jadi Haru mengambil momen tersebut dan yakin untuk menerbitkan ini. Penerbit Haru menuturkan sempat ada ketakutan juga jika novel ini tidak laku, namun respons pembaca di website KoreanUpdates.com lah yang membuat mereka cukup percaya dengan novel ini.

Sebelum menerbitkan Oppa & I: Love Signs ini, yang follow akun twitter @penerbitharu pasti tahu kalau ada polling tokoh favorit oleh pembaca dan followers. Sempat saya berpikir, apakah polling itu memengaruhi konflik cerita yang kemudian di-request ke kedua penulis, yaitu tokoh terfavorit mendapat porsi khusus. Tapi menurut Penerbit Haru polling itu tidak berpengaruh, karena justru polling dibuat setelah naskah Oppa & I: Love Signs selesai ditulis.

Lalu saya pribadi sebenernya kurang puas nih dengan jumlah halaman masing-masing buku karena tipis, hehe (seri 1: 156 halaman, seri 2 & 3 sama-sama 220 halaman). Membaca beberapa pendapat pembaca pun ada yang bilang kurang tebal. Saya pun jadi bertanya, apakah Haru ada niatan untuk membuat ketiga seri Oppa & I dalam bentuk komik/novel grafis. Secara sekarang Haru juga mulai menerbitkan komik, yaitu Simple Thinking About Blood Type; apalagi di halaman belakang novel Oppa & I juga ada minikomik yang lucu dan menarik juga. Sayangnya, kata Haru saat ini mereka belum ada rencana untuk itu. “Tapi ke depannya, siapa tahu. Doakan saja, ya,” tambah mereka.

Gimana temen-temen, pada setuju nggak kalau tiga seri Oppa & I ini dibuatkan versi komiknya?? Kan seru, tuh. Doain yuk!😀

It’s giveaway time!

Gimana setelah menyimak artikel hasil wawancara ke Orizuka, Lia Indra Andriana, dan Penerbit Haru tentang  serial Oppa & I? Menarik, nggak? Sekarang saatnya kuis, nih! Jadi, saya punya satu buah novel Oppa & I: Love Signs bertandatangan penulis yang akan saya bagikan, plus bonus satu novel yang akan saya beritahukan kemudian judulnya. Tadinya, saya ingin memberikan seri terakhir Oppa & I ini bagi yang sudah memiliki atau membaca dua seri sebelumnya, sehingga pertanyaannya akan berkisar seputar itu. Tapi bagi yang belum baca, saya rasa bisa juga kok cari jawabannya lewat resensi pembaca lain di blog dan Goodreads. Jadi pertanyaannya gampang saja:

Sebutkan adegan favorit kalian di Oppa & I seri 1 dan 2 (Oppa & I dan Oppa & I: Love Missions). Tulis jawabannya harus cukup spesifik disertai alasan; spesifik meliputi siapa saja tokoh yang terlibat dalam adegan itu juga latar tempatnya, dan kenapa adegan itu menjadi favorit kalian?🙂 Tuliskan jawaban kalian di kolom komentar artikel ini, diakhiri dengan menulis nama dan akun twitter. Lalu ini beberapa syarat lainnya:

  1. Share tentang artikel ini ke twitter dengan format: Yuk baca behind the book Oppa & I the series: (insert link artikel ini) dan ikut kuis #BtBOppa cc @dinoynovita. (kata-kata twitnya terserah saja, asal ada link artikel ini, hashtag #BtBOppa dan mention akun twitterku)
  2. Kuis ini berlangsung dari tanggal 19 Januari – 02 Februari 2014, pemenang diumumkan pada tanggal 7 Februari 2014 di lini masa twitterku ya.
  3. Peserta harus memiliki alamat di Indonesia dan hadiah dikirim paling lambat sebulan dari pemenang memberikan data pengirimannya, jika ada kendala akan saya infokan ke pemenang yang bersangkutan.

Okay, begitu saja ketentuan giveawaynya, ditunggu partisipasinya yaa! ^^

11 thoughts on “Behind the Book (and Giveaway!)– Oppa & I: Love Signs.

  1. Aku paling suka moment-moment jae in dan seung won dari awal. Saat pertama kali kenalan, trus suka ketemu di atap sekolah, pas jae in nonton drama seungwon, apalagi pas mereka berdua main drama chunhyang! Dibandingkan buku keduanya, aku lebih suka buku pertamanya sih.
    Aku suka aja baca tingkah seungwon menarik perhatian jae in yang jutek. Dan proses seungwon menaklukan jae in^^
    Nama: Tiara Umbari
    Twitter: @tiyumbari

    • Moment favoritku di buku Oppa&I: saat jaekwon dan jaein berulang tahun dan ayahnya jaein memberi jaein hadiah yang seharusnya selama ini ia kirimkan ke jaein. Itu membuktikan pada jaein bahwa ia tidak dilupakan oleh jaebin dan jaekwon
      Moment favoritku di buku Oppa&I: Love Mission adalah ketika jaein bertemu dengan seungwon di lift apartemen saat jaein ingin ke apartemen ayahnya^^
      Nama: Tiara Umbari
      Twitter: @tiyumbari

  2. Haloo.. menjawabnya mesti dua atau dirinci yaa… jadi misalnya momen favorit di Oppa & I dan momen favorit di Oppa & I: Love Missions (masing-masing gituu). Tiara silakan meralat jawabannya.🙂

    -Dinoy

  3. Oppa & I

    Saat ia dijemput di bandara Incheon, dan menampakkan wajahnya yang kesal dan marah saat bertemu dengan Jae Kwon, sampai nggak mau memanggil Jae Kwon dengan sebutan Oppa. Cerita tentang Jae In yang memutuskan untuk menutup dirinya rapat-rapat dari segala macam keramahan orang-orang di sekitarnya, hanya karena alasan takut ditinggalkan lagi. Apalagi, saat di sekolah pun Jae In nggak mau mengakui Jae Kwon sebagai saudara kembarnya. Ia malah meminta Jae Kwon merahasiakan hubungan mereka pada teman-teman di sekolah. Ya, bisa dibilang Jae In ini judes, cuek, pendiam, dan datar saking karena trauma saat ditinggalkan Appa dan Jae Kwon ketika orangtuanya berpisah.

    “Jae In benci orang baik. Ia tak pernah tahu kapan orang baik akan berkhianat. Dan ketika sudah demikian, trauma itu akan tertinggal dalam, begitu dalam sehingga ia tak akan percaya pada siapapun lagi. Orang baik itu menakutkan.”(hal. 64)

    Aku suka bagian ini ketika Jae In punya sifat yang hampir miripnya sama aku, agak tertutup kepada orang-orang yang pernah meninggalkan aku. Terasa biasa dan nggak ada spesial-spesialnya malah, tapi trauma itulah yang jadi alasan aku suka adegan ini. Trauma sama orang yang meninggalkan karena berkhianat. Lagipula, bukan salah Jae In merasa marah dan kesal kan? Ia juga punya alasan kenapa ia bisa bersikap demikian.

  4. -lanjut ya Kak, nggak cukup soalnya-

    Oppa & I : Love Missions
    Adegan ketika ayah mereka (Appa Jae Bin) kembali berulah. Appa mereka pergi meninggalkan keluarga kecilnya dengan alasan harus menyelesaikan sebuah masalah yang genting (menyelesaikan tugas-tugas di kantornya secepa mungkin). Hanya Jae Kwon yang bisa mengerti, sehingga ia diberi pesan untuk menjaga Jae In dan ibunya. Jae In dan ibunya baru mengerti saat ayahnya pulang tepat di hari Natal dan menjelaskan bahwa ia tidak mau menyusahkan istri dan anak-anaknya kalau sampai mereka tahu masalah yang sedang dihadapinya. Satu lagi kejutan yang hadir di keluarga Jae In dan Jae Kwon, ibu mereka ternyata benar-benar sedang hamil. Seluruh anggota keluarga merasa senang. Jae Kwon sudah menyiapkan nama untuk calon adiknya, yaitu Jae Joong.

    “Dengan berakting berarti kau memainkan peran. Peran seorang ibu adalah membuat anak-anaknya tetap tenang, walaupun di dalam hatinya ia sedang kacau. Apa dengan memainkan perannya ia bisa dikatakan sedang berbohong? Dan kalaupun iya, apakah itu hal yang buruk?”

    Walaupun bagian ini hampir kebanyakan udah familiar (dalam cerita FTV), tapi aku tetep suka. Saat Eomma nya menangis karena ditinggal Appa yang sibuk di kantornya. Kalau kebanyakkan cerita adalah orangtuanya yang sibuk, aku merasa sebaliknya, akulah yang sibuk sama dunia aku sendiri, malah waktu weekend nggak pernah ada quality time sama keluarga karena sibuk kegiatan sekolah. Well, bagian ini setidaknya memberi pesan bahwa kebersamaan adalah satu hal yang sulit untuk kembali lagi setelah dilewatkan begitu aja.

    Ada juga adegan Jae in yang dingin dan Seung Woo yang ceria, hingga akhirnya mereka ini terpaut satu dengan yang lain. Aku juga suka dengan cara Seung Woo yang selalu menggoda Jae In yang perlahan bisa mencairkan dinding es yang sebelumnya selalu menyelimuti Jae In. Aku merasa hubungan keduanya sangatlah manis. Jae In yang sebelum tidak banyak bicara dan cenderung menutup orang lain, akhirnya disadarkan Seung Woo bahwa ia tidak hidup sendiri. Jae In punya teman-teman yang siap mendengarkan keluh kesahnya.

    Kalau kau tidak pernah menyampaikan apa yang ada di dalam hatimu, orang lain tidak akan pernah tahu,” kata Seung Won lagi. “Kau bisa mengatakan pada mereka kalau kau bisa dipercaya. Kalau mereka bisa membagi beban mereka denganmu.” – (Choi Seung Won, hal. 136)

    Aku juga sadar bahwa hidupku bukanlah hanya milikku seorang, ada banyak orang yang di luar sana senantiasa ada di samping aku. Nyatanya aku yang memang terlalu egois, menganggap bahwa aku dan duniaku sudah cukup, tapi ternyata tidak.

    Overall, dari kedua serinya, aku suka cara Kak Orizuka dan Kak Lia menuturkan kisah-kisah Jae In dan Jae Kwon 

    Nama : Asy-syifaa Halimatu Sa’diah
    Email : asysyifaahs@yahoo.com
    Twitter : @asysyifaahs

  5. Bagian yang paling aku suka di Oppa&I:
    -pas Jae In ngeliat Jae Kwon lagi nonton MV Mister-KARA sambil joget2 di kamarnya Jae Kwon😄
    Itu kocak banget! Wkwkwk rasanya kegép sama kembaran sendiri itu pasti gimanaa gitu. Aku sampe ngakak bacanya xD
    -pas Jae In lg di balkon trus dilempar kado sama Seung Won. Habis itu Seung Won ngeledekin Jae In ttg dialog Jae In waktu pertunjukkan Chun Hyang. Uuuu itu kocak, tapi sweet banget :3 jadi senyum2 sendiri bacanya~ x)

    Bagian yang paling aku suka di Oppa&I: Love Missions:
    -pas Jae in lagi di balkon, trus dia lg liat2 hp, trus ga sengaja misscall Seung Won yg habis itu dia dtg, trus di misscall balik. Eh ketauan deh kalo yg misscall itu Jae In xD
    Aku senyum2 sendiri bacanya, Jae In nya gengsian :3 diem2 ternyata nyimpen nmr Seung Won juga!>_<
    -pas Jae In lg sama Seung Won di balkon, Seung Won ngasih syalnya biar Jae In ga kedinginan. Sweeeettt ^o^
    -pas suasana lg hening di balkon (Jae In sama Seung Won lg sama2 diem._.) trus tiba2 Seung Won blg 'saranghae' dst, sampe Jae In nya udah GR dan pengen cerita sama Seung Won, yg ternyata itu cuma akting😄 wkwkwkkwk kocak banget. Pokoknya Jae In sama Seung Won itu sweet abis! Cute Couple~ kkkk.
    Seung Won nya sih yg sweet, jahil juga lagi, suka ngeledek xD Jae In nya gengsi, tp itu yg bikin mereka jd gereget gitu :3

    Twitter: @nblhnasya

  6. Adegan Oppa & I :
    Saat Jae In sedang “menyepi” di sebuah balkon sambil menggambar sketsa dan tidak sengaja melihat Seung Won yang entah sedang melakukan apa. Kemudian buku sketsanya jatuh dan menimpa kepala Seung Won. Huaaaa ~ adegan yang kayak drama ini aku suka sekali. Apalagi gaya Seung Won saat memanggil nama Jae In dengan yakin dan kerennya B) dan saat Jae In yang semula ingin bersembunyi tapi tidak jadi, Seung Won menatap Jae In sambil mengacungkan buku sketsa yang sudah menimpuk kepalanya. Kayak karakter didrama-drama sekaliiiii ~ Memang mungkin dibuku sketsa itu tertulis nama Jae In. Kan bisa saja buku itu diambil seseorang, Jae Kwon misalnya, dan melempar Seung Won biar terjadi kesalahpahaman antara Seung Won dan Jae In😀 *jadi senyum-senyum sendiri ingat scene ini*

    Adegan Oppa & I: Love Missions :
    *Di balkon lagi* Waktu Seung Won memberikan syalnya ke Jae In biar dia tidak kedinginan *aww, Seung Won-a ~ anak siapa kamu :3* Gayanya waktu ngasih syal itu, oppa-oppa dalam drama sekaliii *Q* Pokoknya suka suka suka sama Seung Won-Jae In couple. Bikin pengen gigit dinding (?) Bikin senyum-senyum genit ga tau diri (?) Malu-malu tapi mau gitu deh mereka berdua. Seung Won-Jae In Forever *ehh

    Sukses giveaway-nya mbak😀 Salam kenal ya ^^ Wish me luck o:)
    Dian Maharani
    @realdianmrani93

  7. adegan favorit di Oppa & I :
    – waktu ultah Jae Kwon & Jae In yang ternyata Jae In menerima kado lima kali lipat lebih besar dari Jae Kwon. dan saat dibuka ia bingung dengan isinya. ia kecewa kenapa ayahnya memberi hadiah sepatu yg ukurannya 1 nomor lebih kecil dari ukurannya sekarang dan juga ucapan selamat ulang tahunnya yg ke-16. padahal sekarang dia ulang tahun yg ke-17. namun didalam kado itu masih banyak hadiah lain dan ia pun membukanya satu-satu. setelah tahu ternyata sejak 5 tahun terakhir ini ayahnya selalu menyiapkan hadiah untuknya ia serasa ingin menangis kemudian berkata,
    “wae…” air mata Jae In menitik
    “Jae In-a, maafkan Appa.” Jae Bin akhirnya membuka mulut. “Seharusnya Appa mengirimkannyaSeu saja ke Indonesia.” Jae In pun menangis setelah mendengar pernyataan tulus Ayahnya dan Ayahnya pun merengkuhnya. (sumpaaaah…sampai nangis aku baca dibagian ini😥 terharu banget)

    adegan favorit di Oppa & I : Love Missions :
    – waktu Seung Won berlatih akting saat bersama Jae In, namun dikira Jae In ia beneran (padahal Seung Won sungguh-sungguh mengatakannya)
    Keheningan yang canggung pun menyeruak di antara mereka.
    “Saranghae (aku mencintaimu).”
    “sejak pertama kali aku melihatmu, aku tahu kau berbeda.” Ia menoleh pada Jae In dan menatapnya dalam. “Kau tahu kan kalau aku mencintaimu?” (hihihii romantis banget kan?😉 tapi setelah itu Seung Won malah bertanya aktingnya keren atau tidak *dalam hati Jae In ngerasa kesel banget sama Seung Won*)
    Trus ada lagi nih…
    – Waktu Jae Kwon mau menyatakan cintanya pada Ha Neul di Everland dan membuat sedikit pertunjukan (hehee dari sini aja udah bisa nebak pasti romantis bangeeettt )
    Setelah berada diatas keretanya ia menunjukkan kertas yang telah ia bawa.
    Ha Neur, Na ya (ini aku)…
    Rasanya aneh berada diatas sini.. juga memalukan..
    Aku tahu kostum ini konyol sekali.. dan mungkin kau berpikir : ngapain sih beruang itu diatas sana
    Tapi tolong tunggu sebentar dan baca sampai habis…
    Beberapa hari ini aku memikirkan tentang kita. Dae suk bilang, wanita itu makhluk aneh yang susah dimengerti
    Tae Jun malah bilang, Vick jauh lebih imut dibanding semua teman sekelas kita
    Tapi aku sadar….saat bersamamu
    Aku bahagia.
    Sesederhana itu.
    Jadi…
    Maukah…
    Kau menjadi pacarku?
    Gom Jae Kwon (si beruang Jae Kwon) *romantis bangett ini kak, kalo aku yg digituin pasti gak bakal aku lupain seumur hidup aku :D*

    Eeeh satu lagi niih kak, waktu Appa Jae Bin pulang ke rumah dan ada pertengkaran salah paham dan Jae In sudah tak tahan dengan keadaan ini. Dia pun berteriak.
    “KEUMANHAE (Berhenti)!”
    “tidak bisakah kita jadi keluarga normal? Yang saling percaya? Saling berbagi? Yang selalu ada untuk satu sama lain?” lanjut Jae In. “Apa benar-benar tidak bisa?”
    Mereka semua menangis sambil berpelukan satu sama lain.setelah beberapa saat Jae In kembali bergumam “Eomma…Appa..Oppa.. Saranghae..”
    (beneran deeh waktu baca bagian ini aku nangis lagi :’()

    Sebenernya sih nggak Cuma itu aja kak, tapi semua bagian cerita ini bener-bener menarik! Tapi ya menurut aku ini yg paling terkesan.
    Salam kenal kakak ^^
    Wish me luck !!!  biar lengkap koleksi series Oppa & I nya😉 *Cuma kurang yg Love Signs aja nih*
    Diyah Larasati (@diy_larass)

  8. Adegan favorit Oppa&I :

    1. waktu Jae In sendiri di balkon sambil gambar, malah gambarnya jadi jae kwon yg main bola. setelah itu
    jae in liat seung woon yg nari2 & nendang2 nggak jelas & bukunya jae in jatuh di kepala Seung woon.
    2. waktu Jae In sama Seung Woon rebutan buku sketsa/gambar.
    sweet deh, couple ini….. !
    3. Jae In dilempari hadiah sama Seung Woon.
    kya…. lagi-lagi couple ini !
    4. Di pementasan drama Chunhyang. endingnya waktu jae in sama seung woon. trus jae in bilang “apa kau
    suamiku ?”

    Adegan favorit Oppa&I : Love Missions :

    1. waktu jae kwon nembak ha neul.
    emang sih, itu udah biasa tapi so sweet banget buatku. bikin senyum2 sendiri deh, bacanya.
    2. Seung Woon ngasih syal ke jae in….. KYA……..
    3. Ibu jae in & jae kwon sedih gara2 appa mereka berulah lagi dan saat jae in & jae kwon berusaha mencari
    appa-nya.
    4. natal tahun itu. suasana kekeluargaan banget. ibu, ayah, jae in & jae kwon berkumpul.

    Athaya Septiana
    twitter : @nanarara8

  9. Adegan favorit di buku Oppa and I:
    Saat Jae In mendorong pintu kamar Jae Kwon dan rasa penasarannya muncul saat ia mendengar dentuman musik dari kamar Jae Kwon. Jae In pun masuk ke kamar Jae Kwon dan memergoki Jae Kwon sedang menggoyangkan pinggul sambil bernyanyi mengikuti MV “Mister” milik KARA.
    Jae Kwon yang telah sadar pun panik dan mengajak Jae In untuk membuat prjanjian agar merahasiakan tentang apa yabg barusan dilihatnya.
    Adegan tersebut jadi adegan favorit saya karena tidak menyangka sosok Jae Kwon yang populer dan tampak gagah dengan klub sepak bolanya bisa melakukan hal konyol seperti itu.

    Adegan favorit di novel Oppa and I Love Mission :
    Saat Seung Won menghampiri Jae In di balkon pojok lantai dua, dimana Jae In sedang memegang handphone nya. Disana Seung Won meminta nomor handphone Jae In agar ia bisa memberitahu jadwal When I Meet You, namun ia tidak mendapatkannya. Sementara Jae In mengangkat telfon dari Oppa nya, Seung Won mengambil pensil dan menggoreskannya di lantao balkon. Seung Won ingin sekali agar Jae In juga memanggilnya dengan sebutan Oppa. Tapi yang terjadi adalah Seung Won sedikit tersinggung dengan argumen Jae In yang tidak menyukai sosok idola. Bagi Jae In idola itu sosok yang menggelikan. Akhirnya percakapan itu berakhir dan sebelum Seung Won pergi, ia mengembalikan pensil yang dipinjamnya tadi. Dan saat bel berbunyi, Jae In membereskan alat tulisnya dan melihat no hp Seung Won yang digoreskan Seung Won di lantai tadi. Jae In pun memasukkan nomor itu ke kontak di hp nya.
    Adegan ini jadi favorit saya karena walaupun ia tidak mendapatkan nomor hp Jae In, dia punya cara yang unik agar Jae In memiliki nomor hp nya.
    Nama : Diana Aprila
    Twitter : @dianaaprila

  10. Oppa & I : Saat Jae Kwon ingin bertemu Hye Rin dan menjawab pernyataan cinta Hy Rin, saat itu Hye Rin sedang berada di KBS TV untuk mengikuti audisi. Karena pada saat yang sama Jae Kwon juga berada di KBS TV ia berencana untuk mengajak ketemuan di KBS TV. Tetapi ia masih punya rasa bersalah dan rasa takut tentang apakah Hye Rin akan tetap mencintainya jika dia tidak seperti yang Hye Rin harapkan selama ini?. Dan akhirnya Hye Rin menjawab kalau dia belum bisa menerima jika Jae Kwon tidak seperti yang dia harapkan. Itu nyess banget deh kak…XD dan bagian pas Jae In ngeliat Jae Kwon lagi nonton MV Mister-KARA sambil joget-joget di kamarnya Jae Kwon itu buat aku ngakak😀
    waktu ultah Jae Kwon & Jae In yang ternyata Jae In menerima kado lima kali lipat lebih besar dari Jae Kwon. dan saat dibuka ia bingung dengan isinya. ia kecewa kenapa ayahnya memberi hadiah sepatu yg ukurannya 1 nomor lebih kecil dan ucapan selamat ulang tahunnya yg ke-16. Padahal sekarang dia ulang tahun yg ke-17. Didalam kado itu masih banyak hadiah lain dan ia pun membukanya satu-satu. setelah tahu ternyata sejak 5 tahun terakhir ini ayahnya selalu menyiapkan hadiah untuknya :’) Jadi si Jae In salah paham deh selama ini,.aku terharu bacanyaa >.<

    Oppa & I : Love Missions
    Waktu Seung Won memberikan syalnya ke Jae In biar dia tidak kedinginan. Itu so sweet banget, suka sama semua cara yang dipakai Seung Won untuk menggoda Jae In, dan membuat dinding es perlahan-lahan mencair :3 Lucu pas baca, bagian Seung Won mengumumkan hubungannya dengan Jae In kepada teman SMA-nya! wkwkwk Jae In jadi terjebak sama status "pacaran"😄 ngakak Juga tentang kehamilan Sandy, ibu dari Jae Kwon dan Jae In, juga keributan yang terjadi di sekolah yang disebabkan oleh fans dari Seung Won yang mencari cowok itu. pokonya keren deh🙂

    Nama : Rissya Mutya Prima
    Twitter : @RMP2982
    Link Share : https://twitter.com/RMP2982/status/429940774512238592

    Semoga nggak telat *bacajampi-jampikeberuntungan* *tebargaram* Wish me luck🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s