BlogCrossing: Bookie Looker by Stefanie Sugia

Hola! Udah lama juga nih rubrik BlogCrossing nggak jalan! Hehehe. Kali ini, aku akam membahas salah satu blog yang cukup kondang, terlihat dari banyaknya pengunjung blog tersebut. Tapi aku sendiri sebagai pengunjung juga betah banget berkunjung di blog ini, karena secara tampilan oke, kontennya pun menarik. Isi resensinya detail dan bisa jadi gambaran dan rekomendasi banget untuk membaca suatu buku. Blog yang aku maksud adalah www.thebookielooker.com yang dipunyai oleh gadis cantik yang saat ini bermukim di kota kesayanganku, Surabaya, dia adalah Stefanie Sugia! Yuk ikuti perbincanganku dengan Stefie melalui Whatsapp, yang tentunya juga sudah aku rapikan! ^^

 bookie-looker

Hai Stefanie, udah siap buat ditanya-tanyain? Atau lagi ngapain nih?

Udah siaap. Wkwkwk.

Hahaha okee aku tanya-tanya yaa… seputar buku dan resensi.

Okeyyyy

Stefanie ini kan blogger buku yang beralamat di thebookielooker.com. Nah kenalin diri dulu dong secara singkat….

Aku Stefanie Sugia, tahun ini berumur 21, dan lagi di tingkat terakhir kuliahku di jurusan Desain Komunikasi Visual. Kesibukan sehari-hari untuk saat ini kebanyakan dalam proses pengerjaan skripsi, berusaha kerja sampingan sedikit-sedikit, dan tentunya baca sekaligus review buku ☺☺☺☺

Dua puluh satu tahun?? *insert emoticon melotot* *sembunyiin ktp* *abaikan* hahaha!

Hahahahahah. Ahh… anggep aja Forever 21.

Nah, kenapa nama blognya the bookie looker? Dan seingetku dulu kan kamu masih pakai platform blog yang gratisan. Kenapa tuh sekarang dibikin domain, kan pakai bayar…. Ada tujuan tertentu?? Hehe.

Nama bookie-looker itu sebenernya nggak direncanakan; tapi waktu dulu mau daftar blog pakai nama yang normal, kebanyakan sudah taken. Jadi aku coba-coba nama blog yang lebih unik. Bookie-looker sih artinya kira-kira “si pelihat buku (?)”. Kata “bookie” cuman biar lbh cute aja :p

Awalnya aku sama sekali nggak kepikiran untuk bayar domain, tapi waktu lagi ngadain giveaway dan aku minta saran buat blog-ku ada yang kasih saran untuk pakai domain sendiri, jadi aku mulai terpikir. Setelah aku cek harganya (waktu itu) juga nggak terlalu mahal, dan tentunya blog yang pakai domain sendiri jadi lebih mudah dicari. ^^

Ah, nice…. Sejak kapan Stefie mulai sadar suka banget baca buku? Terus kapan mulai mereview, dan kenapa sih harus review buku??

Aku udah lama suka baca buku, mungkin dimulai waktu msh SD – tapi waktu itu aku lebih suka komik. Rasanya mulai SMA aku baru benar-benar ‘terobsesi’ sama buku. Pertama kali aku mereview adalah waktu join Goodreads tahun 2010, tapi itu pun nggak rutin dan kebanyakan hanya pendek-pendek. Aku baru bener-bener nulis review waktu bikin blog, dan kemudian baru sadar aku enjoy menulis review. Untukku, menulis review buku bisa membuatku lebih ingat dengan buku-buku yang pernah aku baca. Dan kalaupun lupa, aku tinggal lihat reviewku dan bisa ingat lagi. Beberapa pembaca di blog juga bilang bahwa dengan adanya review buku mereka jadi terbantu dalam memilih buku yg mau dibaca – jadi aku juga lebih semangat dalam menulis review.

Oke yang ini tolong dijawab cepat nggak pakai ‘mikir’ yaa. Wkwk. Sebutin tiga penulis favoritmu!

Mitch Albom, Nicholas Sparks, John Green. Masih banyak yang lain sih sebenernya T_T Wkwkwk

Ahahaha! Masih jawaban spontan: tiga buku favoritmu!

Tuesdays With Morrie, The Last Lecture, The Fault in Our Stars.

Hm.. belom baca semua nih aku. Hahaha

Hihihihi

Oya, Stef….  Aku kan beberapa kali baca reviewmu ya… terus ini pendapat beberapa temen juga lho tentang ciri khas reviewnya Stefie. Katanyaa…. Stefie tuh seperti ‘peri baik hati’ dalam mereview buku. Hakakaka. Alias reviewnya kebanyakan manis-manis. Kalaupun ada kritik yang kubaca selalu disampaikan dengan superhalus…. ^^ Setuju nggak sih kalau ada yang bilang gitu? Emang jarang banget ya, Stef, baca buku yang bikin geregetan banget?? Hehe.

Hahahaa masa sih? Iya kali yah. Aku emang selalu berusaha supaya kritikan yang aku sampaikan nggak terlalu bikin penulisnya down; soalnya aku rasa menulis dan merangkai sebuah cerita itu nggak gampang-gampang juga. Belakangan buku yang aku baca memang jarang yang bikin geregetan banget. Tapi kalau memang bukunya bikin geregetan aku juga tulis kok, mungkin bisa dilihat di bagian buku yg ratingnya 2 di blog (meskipun sedikit).😄

Haha iya nih kebetulan aku lagi lihat blogmu dan langsung klik yang rating 2. Lol. Ini berkaitan dengan pertanyaan selanjutnya…. Contohnya di review Rainbow and Ocean ini kamu detail banget per poin, seperti karakter, tema, alur. Bisa mereview sedetail itu, biasanya ‘ritual’ mereview buku ala Stefanie gmn sih? Ceritakan ya….

Waktu lagi baca buku, biasanya aku suka menandai adegan-adegan yang penting, dan juga quotes yang bisa aku tulis di review. Jadi setelah selesai baca, aku pasti buka-buka lagi halaman-halaman itu, semacam scanning, untuk mengingat lagi gimana alur ceritanya untuk ditulis di bagian plot summary-nya. Selain itu, aku juga suka baca review orang lain tentang buku yang habis aku baca kalau lagi kurang inspirasi. ^^;;

Kalau untuk karakter, biasanya aku hanya membahas karakter yang paling berkesan untukku (bisa jadi protagonis/antagonis). Aku juga pernah tulis post lengkap tentang caraku menulis book review kok (bisa dilihat di sini).

Terus… buku-buku yang kamu baca asalnya dari mana aja dan berapa proporsinya kalau boleh tahu? Misalnya dari beli, pinjam, swap, buntelan, dan lain lain….

Sebagian besar sih beli sendiri, dan sebagian kecil yg lain adalah hasil buntelan. Beberapa kali juga pernah pinjam, tapi belum pernah swap buku.🙂

Okey…. Nah kalau buntelan…. Apakah kamu pernah merasa harus mereview ‘baik’ terhadap buku itu? Hihi… atau mungkin, pernah dapet buku buntelan yang nggak banget pas dibaca?

Pernah banget, walaupun untungnya jarang terjadi. Meskipun aku nggak merasa harus mereview baik, pastinya aku lebih sungkan kalau mau nulis yang jelek-jelek. Sebisa mungkin rating-ku tetap jujur, dan kritik tetap aku tuliskan; tapi aku selalu berusaha agar reviewnya ends on a good note – tidak sampai menghina atau menjatuhkan. Salah satu contohnya ada di rating 2.5.

Ah, begitu…. *angguk-angguk kepala* Oh yaa…. Stefanie kan juga suka K-Pop dan K-Drama yaa…. What do you think about fanfic novel yang pakai nama-nama artis Korea, terutama… yang pakai wajah idol sebagai cover?? >.<

Sejujurnya sih aku sama sekali nggak tertarik; dan aku cuma pernah baca fanfic di forum. Dan karena aku juga bukan fans berat fanfic, no comment deh😄

Wkwkwkwk. Satu pertanyaan terakhir…. Aku tuh selalu kepo sama kecepatan baca Stefie. Pertama, dari jumlah yang direview aja banyak banget dan itu dalam waktu dekat…. Kedua, tentunya dari status Goodreads kan suka kelihatan pas update lagi baca apa dan kapan. Nah, rata-rata baca satu buku berapa lama, Stef? Kan sibuk juga dengan kuliah dan kegiatan lain? Sama… ada pewe alias posisi wuenak saat baca? ^^

Kalau menurutku sendiri kecepatan bacaku termasuk lambat dan nulis review juga lama. Baca buku lokal biasanya sekitar tiga hari, kalau tipis bisa satu-dua harian. Kalau buku luar bisa lima hari bahkan seminggu lebih. Nulis review juga nggak pernah bisa slesai dalam sehari😄 Tapi kalau dianggap cepet ya seneng-seneng aja sih.🙂🙂

Posisi wuenak saat baca: bobok di kasur pakai selimut. Hahaha.

Baca di kasur?? Ketiduran dong… lol…

Hahahhaa biasanya emang abis gitu suka ketiduran…. ^^

Nah, satuu request terakhir. Anggaplah Stefanie ini Duta Baca Buku. Ayo bikin kalimat kampanye biar orang suka baca buku….

Baca buku itu bukan hanya kesenangan atau hobi biasa, karena lewat baca buku, fiksi sekalipun, banyak hal baru yang bisa kita ketahui. Dan seperti kata JK Rowling, “If you dont like to read, you havent found the right book.” Jadi intinya, semua orang pasti bisa suka baca, asal bisa menemukan buku yg ssuai selera.🙂🙂🙂

Sip… sip!! Terima kasih banyak yaa, Stefanie… untuk kesempatan tanya-jawabnya. Udah banyak kayaknya, hihi.

Yayyy thank you jugaaa. Seneng diinterview, hahahhaa!!

Sebelum benar-benar menutup artikel ini, aku akan memberi alasan kenapa aku suka berkunjung ke blog milik Stefanie Sugia ini:

  1. Layoutnya kece! No doubt. Stefie suka telaten masukin foto-foto sebagai penunjang resensi buku tersebut.
  2. Konten resensinya seperti saya bilang di atas, lengkap. Ringkasan cerita, penilaian buku dari beberapa poin, dan kesimpulannya kenapa dia merekomendasikan buku tersebut.
  3. Jumlahnya! Banyak banget!! Kalau lagi bengong dan bingung mau baca buku apa lagi, silakan banget mampir ke blognya Stefie dan scroll-scroll resensi untuk dapat ide mau baca buku apa lagi.
  4. Penuturan Stefie dalam memberi opini suatu buku juga sangat nyaman dibaca. Memang cenderung halus, tapi dari situ pun kritik-kritiknya tetap ada. Jadi jangan takut kalau hasil resensinya ‘selalu’ bikin kita mau baca, kalau memang ada kekurangannya pasti disampaikan dengan cara yang nyaman. ^^
  5. Tak hanya tentang resensi buku, Stefie juga lumayan rajin memposting artikel lain tentang buku dan menarik dibaca, misalnya Challenge: You are What You Read yang isinya bikin cengar-cengir.😀 Juga artikel-artikel lain berisi opininya tentang buku dan kegemaran membaca.

Lima alasan, tapi aku rasa cukup banget untuk kamu tergoda mengeklik thebookielooker.com! Dan ini dia wajah blogger buku kita yang cantik ….

Stefanie-Sugia

Selain tentunya lewat blog buku thebookielooker.com, teman-teman bisa juga menyapa Stefanie Sugia lewat akun Twitter: @stefanie_sugia. Terima kasih yang sudah menyimak, semoga interview ini bermanfaat yaa! ^^

4 thoughts on “BlogCrossing: Bookie Looker by Stefanie Sugia

  1. aku suka banget main ke blognya stefanie (manggilnya stefanie aja ya, aku lebih tua *dikit* soalnya, haha).. -dulu sebelum join BBI, blog buku yang pertama aku baca itu blognya stefanie dan langsung suka caranya ngereview (dan tau BBI juga dari blognya stefanie) *malah curcol*

    sukses buat Stefanie dan kak dinoy *bow*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s