Cheer Boy!! by Asai Ryo

cheerboy!!!

Judul: Cheer Boy!!

Penulis: Asai Ryo

Penerbit: Haru

Genre: Jepang terjemahan, Persahabatan, Inspiratif

Terbit: November 2013

Tebal: 428 halaman

Aku gagal menjadi pejudo. Tapi jika dipikir-pikir, sepertinya aku bukannya gagal, tetapi aku memang tidak benar-benar merasa hidup di dalam judo. Semua karena bayang-bayang kakak perempuanku, Haruko. Aku selalu ingin menjadi sepertinya, yang begitu bersemangat saat bertanding judo, yang dengan pasti akan meneruskan pelatihan judo milik Ayah dan Ibu. Tapi, sekarang aku cedera. Aku gagal, kan? Apa ini memang bukan jalanku?? – Haruki.

Hanya ini yang bisa membuat Nenek mengenaliku. Nenek, yang menjadi satu-satunya keluargaku saat ini, tetapi pelan-pelan juga mulai melepaskan ingatannya terhadapku. Tidak… tidak…. Jika memang hanya ini satu-satunya cara agar Nenek tetap menyimpanku di dalam kepalanya, maka aku akan melakukannya. Ya, tak ada salahnya! Bahkan, rasanya akan menjadi hebat jika aku dapat melakukan hal ini!! – Kazuma.

Cheer boy!! Satu lagi novel hasil proofreading yang saya lakukan. Well, terima kasih untuk Penerbit Haru yang telah memercayakan saya memeriksa naskah novel Jepang terjemahan ini. Ceritanya unik, dan salut untuk Penerbit Haru yang semakin kreatif memilih tema cerita untuk diterbitkan. Jika kalian masih belum bisa menangkap ceritanya dari dua alinea di atas, yang saya ‘reka’ dari hasil membaca kisah Haruki dan Kazuma ini, maka mari membaca sinopsis singkat berikut:

Haruki mengalami cedera di bahunya, sehingga ia harus berhenti melakukan judo, olah raga yang sangat melekat di keluarganya. Ia yang dulu terpesona akan kehebatan kakak perempuannya dalam berjudo, kini mulai berpikir ulang apakah judo benar-benar jalan hidupnya? Lalu ada Kazuma, sahabat Haruki, yang mengalami masalah karena neneknya yang sakit parah dan mulai melupakannya. Kazuma pun ikut-ikutan berhenti judo, karena ia ingin melakukan hal lain yang menurutnya akan dapat membuat neneknya menjadi lebih baik. Yap, Kazumalah pencetus terbentuknya kelompok pemandu sorak cowok ini! Kazuma mengajak Haruki, yang dianggap sangat bersemangat saat memberi dukungan pada kakaknya yang sedang bertanding.

Tentunya memandu sorak tak bisa dilakukan hanya dengan berdua, maka Mizoguchilah yang menjadi orang pertama yang meresponi selebaran Kazuma. Mizoguchi ini adalah sosok yang menarik. Setelah mendapatkan penjabaran mengenai Haruki yang menurut saya memiliki karakter lemah dan sering hanya berfokus pada kelemahannya saja, lalu Kazuma yang sukses menjadi karakter favorit saya karena ia berhasil memotivasi Haruki, maka Mizoguchi pun punya tempat khusus juga di hati saya dengan kelakuannya yang (sok) bijak. Hehe. Gimana nggak, setiap kali ia berdiskusi dengan teman-temannya, akan terlontar kutipan-kutipan bijak dari para tokoh terkenal dengan berbagai latar belakang bidang. Mizoguchi ini seperti kamus kutipan berjalan! Kadang garing juga sih baca dialog bagian cowok ini, tapi ia ini seperti sosok yang memberi warna di antara kawan-kawannya.

Dimulai dari berdua, lalu terbentuk tujuh anggota, dan kemudian di penampilan perdana mereka berhasil merekrut beberapa orang lagi sehingga komplet sudah anggota pemandu sorak cowok yang dinamakan BREAKERS ini berjumlah 16 orang! Kenapa namanya BREAKERS?? Karena menurut Kazuma, mereka masing-masing memiliki masalah dalam diri mereka yang harus dipecahkan, yang menjadi motivasi mereka untuk menjadi yang terbaik. Ah, panjang juga ya penjelasan ceritanya dari saya? Hehehe. Oke, untuk penilaian tentang novel ini, mau bikin poin-poin, ah:

  1. Tentang tema, seperti yang saya bilang, saya suka keunikan konflik ceritanya. Cerita ini menginspirasi sekali bagi kita yang merasa kalah di satu bidang, untuk memfokuskan diri pada bidang lain yang lebih kita kuasai.
  2. Karena novel ini merupakan novel Jepang yang diterjemahkan, banyak sekali pengetahuan tentang Negeri Sakura ini yang saya dapat. Dari budayanya, bagaimana panggilan-panggilan khusus yang diberikan sesuai tata krama, makanan-makanan yang bikin ngiler, cara bersikap, juga nama-nama tempatnya. Untuk yang menggemari negara Jepang, recommended banget, lha! Bagi yang biasa-biasa saja dengan Jepang, worth to try, menambah wawasan.🙂
  3. Karakternya beragam! Tapi, beberapa nama mengalami kemiripan sehingga saya sendiri yang memeriksa sempat bingung *agak curcol, hehe* Tapi kalau kita benar-benar menyimak ceritanya, lama-lama akan terbiasa kok membedakan karakter satu dengan lainnya. Untuk yang ingin belajar pengkarakteran dan membedakan suara masing-masing tokoh, you should read this novel, no doubt!
  4. Mengenai jalan cerita, sering ada banyak hal tak terduga. Menjabarkan deskripsi tentang kegiatan sehari-hari, tapi langsung memasukkan konflik di tengah-tengah. Haruki dan Kazuma yang bersahabat sejak bertahun-tahun lalu pun sempat berkonflik di sini. Dari sini saya juga tahu gimana sih cowok-cowok kalau lagi galau? Gimana sih hubungan persahabatan antarcowok? Seru juga. Romannya? Ada juga diselipin, walau akhirnya bikin ngikik juga karena ada yang kegeeran gitu ceritanya…. *nggak bisa didetailin, nanti spoiler, hehe*
  5. Namun, novel ini juga sempat membuat saya sedikit bosan dengan penjabaran teknis-teknis melakukan cheerleading. Ya, memang perlu sih, judulnya aja Cheer Boy!!🙂 Tapi ya gitu, sempat merasa kepanjangan keterangan-keterangan teknik cheerleadingnya. Nah tapi kalau kamu telaten terus membacanya, akhirnya dapat mengambil hikmah tentang keteguhan dan kerja keras anak-anak muda ini untuk terus mempelajari teknik-teknik tersebut agar bisa jadi tim yang terbaik. Salut! Ini mengingatkan juga bahwa untuk segala sesuatunya perlu proses. Tidak instan, dari gagal lalu langsung berhasil. ^^
  6. Tentang terjemahan, saya tidak merasakan ada masalah. Tim penerjemah dan editor menurut saya cukup berhasil membuat penuturan novel ini pas untuk segmen remaja yang beranjak dewasa. Kalau ada yang sedikiiit mengganjal, menurut saya itu masih wajar dan bisa ditoleransi untuk menjaga kesetiaan terhadap naskah asli.🙂

Hm, apa lagi yaa? Saya rasa poin-poin dari saya segitu cukup. Kesimpulannya sih, kalau pengin baca novel yang cowok banget dengan nuansa motivasi bangkit dari kegagalan, kamu patut memasukkan novel ini ke daftar bacamu. Promosi kerjaan sendiri? Bisa jadi, tapi saya orangnya jujur kok kalau ngomongin buku bacaan. Hehe. Empat dari lima bintang saya sematkan untuk karya Asai Ryo-Sensei yang mendapatkan penghargaan di negaranya ini. Ganbatte!!

One thought on “Cheer Boy!! by Asai Ryo

  1. kayanya seru kalau dijadiin film ya, kebayang kocak dan bikin terharu😀 oiya, baca buku2 terjemahan jepang, apapun genrenya, kayanya emang selalu bikin bingung dengan nama2 karakternya deh. selain suka mirip, juga suka kebolak balik karena mereka kadang dipanggil pake nama depan/belakang ;D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s