Always with Me by Hyun Go Wun

AwM

Judul: Always with Me

Penulis: Hyun Go Wun

Penerbit: Haru

Genre: Drama, romance, Korea terjemahan. Dewasa Muda

Terbit: Oktober 2013

Tebal: 428 Halaman

Harga: Rp 68.000

Kisah Cinderella dan Romeo. Eh, tunggu-tunggu… (baca lagi sinopsis di belakang buku). Ah, ternyata saya nggak salah baca ataupun tulis. Ya, benar, bukan Cinderella dan Pangeran maupun Romeo dan Juliet, tetapi kisah Cinderella yang bertubuh besar dan Romeo yang kurang ajar. Inilah kisah cinta Song Hwa dan Sang Yup, yang bisa dibilang sekilas merupakan pasangan yang tidak cocok. Tapi, kalau takdir sudah bicara, apakah masih perlu mempertanyakan keselarasan dua insan?? Simak yuk resensiku tentang novel “Always with Me” yang ditulis Hyun Go Wun berikut ini…

Song Hwa dan Sang Yup pertama kali bertemu di Rumah Sakit Pengobatan Tradisional tempat Sang Yup bekerja. Kala itu, Song Hwa berobat karena kakinya yang terluka di tempat kerja. Dan dari pertemuan pertama ini Song Hwa merasa bahwa Sang Yup adalah pria yang tidak sopan. Bicara banmal –bahasa tidak formal– padahal mereka baru pertama kali bertemu, lalu memanggil Song Hwa dengan sebutan ‘ibu’.  Tetapi jika ditilik lagi, sebenarnya pertemuan mereka berdua di rumah sakit bukanlah yang pertama kalinya. Sang Yup akhirnya ingat, bahwa wanita yang menjadi pasiennya ini adalah wanita yang sama yang meninggalkan jejak air liur di kemeja armaninya yang mahal! Haha, jadi sebenarnya siapa yang tidak sopan, Sang Yup atau justru wanita itu sendiri?? Sang Yup, di tengah desakan dari ibunya untuk segera menikah, tiba-tiba mengajak Song Hwa untuk berpacaran. Dan ini adalah kalimat yang digunakan Sang Yup untuk menembak Song Hwa menjadi kekasihnya: ”Ini payung untukmu, ayo kita pacaran.”

Jika dilihat sekilas, mungkin itu hanyalah sebuah kalimat tembakan yang unik, di tengah rinai hujan yang menerpa. Tetapi jika dimaknai, dengan Sang Yup memberikan payung bagi Song Hwa, berarti ia menawarkan perlindungan bagi gadis tersebut dari ancaman kebasahan karena air hujan, yang bisa diartikan melindungi dari segala masalah. Namun sayangnya, Sang Yup tak sungguh-sungguh dapat melindungi Song Hwa dari penolakan ibunya. Jalan asmara mereka terhenti karena ibu Sang Yup tak menyetujui hubungannya dengan Song Hwa. Penyebabnya? Masalah yang terjadi di masa lalu antara ibu Sang Yup dan ibu kandung Song Hwa. Di novel ini pun kita akan dibawa pada hubungan keluarga yang mendalam yang menjadi konflik utama. Konflik yang sempat mengingatkan saya pada “4 Ways to Get a Wife” karya penulis yang sama. Masalah yang dikemukakan selanjutnya adalah: apakah Sang Yup rela begitu saja melepas Song Hwa demi menuruti ibu dan keluarganya, atau ia akan terus memperjuangkan Song Hwa sama kuatnya seperti saat pria tersebut mengajak Song Hwa berpacaran dan merayunya dengan kata-kata dan perbuatan romantis? Apakah Song Hwa juga akan terus pasrah, sepasrah saat ia akhirnya menyetujui ajakan Sang Yup untuk pacaran? Sebenarnya, apakah Song Hwa juga sungguh-sungguh mencintai Sang Yup atau hanya sekadar mencandu terhadap perbuatan-perbuatan sayang pria tersebut?

Saya menyukai novel ini dari sejak menjadi pemeriksa akhir, karena banyak adegan romantis yang bikin klepek-klepek. J Meski di awal terasa agak lambat karena memaparkan dahulu latar belakang keluarga kedua tokoh utama, namun semakin membalik halaman saya dibuat semakin menagih dengan cerita selanjutnya. Hubungan yang awalnya bisa dibilang absurd, ditentukan oleh permainan ‘gunting-batu-kertas’ yang lebih banyak mengandung unsur kebetulan dan keberuntungan, namun semakin lama semakin dipenuhi konflik yang menguji perasaan kedua belah pihak. Mulai dari konflik batin sendiri apakah Song Hwa sungguh-sungguh mencintai Sang Yup, adik tiri Song Hwa yang mengincar kekasihnya yang rupawan, ketidakjujuran Sang Yup, juga tentunya sifat keras dari ibunda Sang Yup. Novel setebal 428 halaman ini juga menyisipi penggalan kisah Cinderella yang tentunya sudah dimodifikasi oleh Hyun Go Wun, menjadi semacam selingan yang menarik sebelum kembali merunut kisah cinta Song Hwa, wanita bertubuh besar yang suka ketiduran di kereta, dan Sang Yup, sang dokter pengobatan tradisional yang pintar bertindak romantis. Pesan moral yang dapat diambil dari novel ini? Bahwa perasaan cinta itu sebenarnya tak pernah jauh dari diri kita, hanya saja kita perlu untuk lebih peka terhadap perasaan kita sendiri, dan tentunya memperjuangkannya agar tak lepas begitu saja.🙂

2 thoughts on “Always with Me by Hyun Go Wun

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s