Semester Pertama di Malory Towers by Enid Blyton

MaloryTowers1

 

Judul: Semester Pertama di Malory Towers

Penulis: Enid Blyton

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Genre: Remaja, Novel Terjemahan

Tebal: 248 Halaman

Terbit: Juli 2009

Anak-anak cewek yang beranjak remaja, berusia belasan tahun, dikumpulkan di satu kawasan untuk belajar, bermain, dan bergaul. Apa jadinya? Seru yang pasti. Di sini ada Darrell, Alicia, Mary-Lou, Gwendoline, Sally, dan teman-teman lainnya. Mari, saya akan mengajak kalian berkenalan dengan mereka. Mungkin, sebagian besar dari kalian pernah membaca serial Malory Towers ini, yang sudah terbit sejak puluhan tahun lalu. Saya memang pernah mendengar tentang cerita ini, tetapi baru membacanya sekarang. Tidak salah kan, sekalian bernostalgia ke masa-masa sekolah. Yuk!

Cerita diawali dengan Darrell yang bersiap berangkat menuju Malory Towers. Dia berangkat bersama ibunya, menuju kereta yang memang dikhususkan untuk menuju ke sekolah tersebut. Di kereta ini ia mulai berkenalan dengan teman-teman barunya. Ada Alicia, juga Gwendoline. Lalu Nona Potts yang menjadi wali kelas mereka. Selanjutnya, cerita bergulir dengan rasa antusias Darrell saat mulai memasuki kawasan Malory Towers yang megah. Dia mencoba berkenalan dengan seluruh anak yang ada di sana, yang tentunya tak akan bisa karena saking banyaknya jumlah siswi di sana. Tapi setidaknya dia sudah mulai meraba bagaimana sifat kawan-kawan satu kelas dan yang sama-sama berada di Menara Utara. Ada Alicia yang menyenangkan dengan sifat periang dan jailnya, suka melakukan tindakan-tindakan untuk mengerjai guru dan membuat seisi kelas menjadi tertawa. Ada Betty yang menjadi sahabat Alicia, Gwendoline yang seperti anak manja, Mary-Lou yang penakut, atau Sally yang tertutup.

Konflik khas remaja perempuan pun banyak terjadi di sini, dan, hehe, benar-benar membuat saya teringat masa remaja saya saat di sekolah. Polemik ‘diakah sahabatku?’, tak dapat mengendalikan emosi karena teman yang berbuat jahat kepada teman lain, atau guru yang menyebalkan saat mengajar. Alicia dengan kekonyolannya pura-pura tuli membuat salah satu Mam’zelle pengajar Bahasa Prancis kebingungan, Gwendoline dengan sifat dengkinya membuat Darrell kelepasan berbuat kasar padanya, atau saat Sally menjadi pemarah ketika masalah keluarganya diungkit.

Sungguh selingan bacaan yang menyenangkan bagi orang dewasa seperti saya. Dibuat ngakak, ikutan mikir, dan sedih memikirkan betapa anak-anak ini mengalami masalah berkaitan dengan pertemanan mereka, hehe. Enid Blyton memang benar-benar penulis yang genius dan ya, saya jadi ingin membaca seri lanjutannya. Ada yang mau meminjami atau menghadiahi saya?? *winks*

3 thoughts on “Semester Pertama di Malory Towers by Enid Blyton

  1. Waw ~ *buru” masukin wishlist lage*
    Memangnya novel Malory Towers ini ada berapa seri kak?
    Aku suka nih novel trjemahan yg brgenre persahabatan ^^
    Hahaha🙂
    Thanks review nya kak Dini !

  2. Aku bilang seri Malory Towers ini agak “kejam” hehe.. Dulu sih suka banget baca series ini, pas covernya masih yang lamaa banget. Tapi makin lama aku kasian sama Gwendoline, apalagi di buku ke-6.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s