Scene on Three [1]: Me Before You

sceneonthree

“Tidak. Tinggallah sebentar. Bicaralah padaku.”

Dia menelan ludah. Matanya membuka lagi dan tatapannya beralih ke mataku. Dia tampak sangat lelah.

“Ceritakan sesuatu yg gembira.”

Potongan dialog ini saya ambil dari novel ‘Me Before You’ karya Jojo Moyes, saya ambil yang versi terjemahan bahasa Indonesia.🙂 Pengucap dialog di atas adalah Will Traynor, penderita quadriplegia (kelumpuhan yang dialami bagian tubuh dari dada ke bawah) yang disebabkan oleh kecelakaan lalu lintas. Will tentunya tidak sendiri, karena ia meminta seseorang untuk tetap tinggal. Seseorang itu adalah Lou Clark, asisten perawat yang bertugas menjaganya saat itu, ketika salju menyelimuti jalan raya, dan tidak ada orang lain lagi di rumah Will.

Adegan ini langsung makjleb bagi saya, karena inilah momen-momen Will lebih lagi mengizinkan Lou memasuki zona pribadinya. Sebelum-sebelumnya, Will selalu bersikap ketus, murung, dan apatis menghadapi siapa pun. Permakluman selalu diterimanya karena kondisinya itu, tapi Lou pun tidak tahan pada awal-awalnya, karena selalu tampak bodoh di mata Will. Tapi ada masanya, ketika Lou tetap bersikap sewajar dan apa adanya dia, Will mulai tersenyum dan menertawakan kekonyolan-kekonyolan yang dilakukan Lou. Misalnya, ketika Lou mulai menceritakan sesuatu yang gembira, seperti permintaan Will….

“Kalau aku mengalami mimpi buruk, atau sedang sedih atau takut akan sesuatu, ayahku suka menyanyikan…”

Aku mulai tertawa. “Oh… tidak jadi deh.”

“Teruskan.”

“Dia biasa menyanyikan ‘Lagu Molahonkey’ untukku.”

Aku menarik napas dalam-dalam, memejamkan mata, dan mulai bernyanyi.

I wi-li-lished I li-li-lived in Molahonkey la-la-land

The la-la-land where I-li-li was bo-lo-lo-lo-lo-lo-lorn

So I-li-li could play-la-lay my o-lo-lold banjo-lo-lo

My o-lo-lold ban-jo-lo won’t go-lo-lo-lo-lo-lo-lo

Hening sejenak.

“Kau memang sinting. Seluruh keluargamu edan.”

Hahaha… duh, maaf kepanjangan, ya? Tapi saya langsung membayangkan Will yang sekuat tenaga mencoba menahan senyuman lebarnya karena nyanyian nggak jelas Lou tadi, dan dia merasa terhibur karenanya.🙂 Suatu momen di mana seorang pria berhati dingin dan selalu tampak sedih karena kondisinya itu pun mulai ditaklukkan oleh Lou yang apa adanya.😀

Yep, this is my first ‘Scene on Three’ taken from this book:

MeBeforeYou

Judul: Me Before You – Sebelum Mengenalmu

Penulis: Jojo Moyes

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Genre: Roman, Drama

Tebal: 656 Halaman

Harga: Rp 98.000

Nah, untuk yang ingin tahu dan mau ikutan Scene on Three, ini dia penjelasannya:

  1. Tuliskan suatu adegan atau deskripsi pemandangan/manusia/situasi/kota dan sebagainya ke dalam suatu post.
  2. Jelaskan mengapa adegan atau deskripsi itu menarik, menurut versi kalian masing-masing.
  3. Jangan lupa cantumkan button Scene on Three di dalam post dengan link menuju blog Bacaan B.Zee.
  4. Masukkan link post kalian ke link tools yang ada di bawah post Bacaan B.Zee sekalian saling mengunjungi sesama peserta Scene on Three.
  5. Meme ini diadakan setiap tanggal yang mengandung angka tiga, sesuai dengan ketersediaan tanggal di bulan tersebut (tanggal 3, 13, 23, 30, dan 31).

Thanks Bzee for the creative meme!😀

5 thoughts on “Scene on Three [1]: Me Before You

  1. Hahaha. Iya ya cara nyanyi lagunya nggak jelas gitu ya. Apaan coba wi-li-lished ?
    Tapi nggak nyangka harga aslinya 98rb. Di Gramedia Banjarmasin 115rb ih .____.
    Makanya yang awalnya tertari pengen beli, liat harga langsung ummmmmm

  2. panjang gpp kok, asal jangan sampe satu bab aja😄
    momen ‘titik balik’ itu memang selalu berkesan ya, makasih sudah ikutan🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s