Passion by Lauren Kate

Passion-Lauren Kate

Judul: Passion

Penulis: Lauren Kate

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Genre: Fantasi, Drama, Roman, terjemahan

Terbit: Juni 2013

Tebal: 416 Halaman

Harga: Rp 60.000

Melintasi waktu, menjelajahi tempat demi tempat dari benua yang berbeda, menerobos zaman, dan menantang bahaya. Semua dilakukan demi keabadian cinta bersama sang kekasih. Berdua Luce dan Daniel menjalani kehidupan sebagai malaikat yang terkutuk. Mereka saling menemukan satu sama lain, meski harus menggunakan nama dan penampakan yang terus berganti. Semua mereka lakukan karena gairah cinta mereka terlalu besar untuk dipadamkan …

Lyrica, Lucinda, Luschka, Lu Xin… Mulai dari masa perang di Moskow, beralih ke Milan, berkunjung ke Tibet yang mengagumkan hingga ke zaman Firaun di Mesir. Novel ini membawa kita bertualang ke berbagai zaman dan tempat, dalam kisah seorang malaikat menaklukkan rintangan demi rintangan untuk bersatu dengan kekasihnya. Luce harus mengalami nyawanya terancam bahaya, melakukan hal-hal yang ia tak biasa, sampai bertemu dengan orang-orang yang menginginkan kematiannya. Sementara Daniel, sang kekasih, juga tak kalah gigihnya untuk selalu menyusul Luce dalam petualangan itu. Cintalah yang mereka perjuangkan, keabadian gairah merekalah yang ingin didapatkan. Bahkan mereka mengabaikan titah Yang Maha Agung agar dapat terus bersama dalam gairah cinta mereka. Pun kawan jadi lawan. Pihak yang selama ini mereka kira selalu membantu mereka, juga ternyata adalah jelmaan iblis yang siap menerkam mereka. Hingga pada akhirnya Luce dan Daniel mendapati bahwa pilihan dan tindakan mereka sendirilah yang memutuskan keabadian cinta mereka.

Novel Passion adalah novel ketiga dari seri Fallen yang ditulis oleh Lauren Kate. Novel bergenre fantasi, dengan dibaluri aroma romance juga, tapi fantasinyalah yang sungguh mendominasi, dan sering membuat saya kewalahan karena sebenarnya genre ini bukan kategori yang biasa saya nikmati.🙂 Tapi saya toh terus mencoba untuk menyelesaikannya, dan saya tidak dapat memungkiri bahwa beberapa kali saya terlarut dalam kisah-kisah Luce dalam berbagai era dan tempat. Saya terpukau dengan perguliran adegan yang tahu-tahu sudah ke masa ribuan tahun lampau atau malah ribuan tahun berikutnya. Tokoh favorit saya adalah Bill yang selalu menyertai dan membantu Luce dalam menembus waktu dan sejarah demi menuntaskan masalahnya. Bill adalah sosok yang jenaka namun senantiasa memiliki solusi bagi masalah-masalah Luce. Ibaratnya, dia adalah Doraemon bagi Nobita yang sering bandel. Hehehe.

Berikut adalah beberapa kutipan yang makjleb menurut saya:

Jika perjalanan ini mengajarkan sesuatu padanya, itu adalah betapa besar rasa cintanya pada Daniel Grigori.

Semua kebaikan di Surga dan di Bumi terlahir dari cinta. Cinta adaah satu2nya yg paling pantas untuk diperjuangkan.

Seluruh waktu seperti papan tulis besar. Tak ada satu pun yg ditulis dan tidak bisa dihapus oleh watak yg cerdas.

Aku akan menunggumu selama yg dibutuhkan. Aku akan mencintaimu setiap saat sepanjang masa.

Tidak perlu takut. Sama saja seperti membuang usus buntu. Hidupmu akan lebih nyaman tanpanya.

Tidak ada yang tetap sama untuk selamanya.

Masalah terjemahan sendiri, saya tidak merasa begitu terganggu saat membacanya. Ya, memang sih ada satu-dua kalimat yang saya merasa janggal membacanya, tapi nggak sampai terlalu menghambat proses membaca, kok.  Ada baiknya membaca dua seri terdahulunya (Fallen, Torment) biar lebih nyambung, saya sendiri dapat buku ini karena buntelan dari Gramedia melalui Blogger Buku Indonesia, hihi. Untuk sekadar dibaca iseng tanpa mengikuti seri-seri sebelumnya, lumayan asyik kok, apalagi buat yang suka cerita fantasi.🙂

2 thoughts on “Passion by Lauren Kate

  1. suka sama kalimat di paragraf pertama, sangat menggambarkan isi utama tema buku ini. Kalau buku 1 tentang nebak identitas Daniel, buku 2 belum baca😛, buku 3 rupanya seperti itu toh. Jadi rupanya tentang sepasang malaikat yg jatuh cinta trus dikutuk untuk mengalami siksaan cinta? seperti Cu Pat Kay aja, mendadak terngiang-ngiang kalimat, “Beginilah cinta, deritanya tiada akhir”.😛

    Benernya aku suka sama tema reinkarnasi tapi kalau terlalu repetitif bosan juga.
    BTW di gutrits kok belum ada edisi Indonesianya yah? gpp deh aku masukin, kebetulan ada status libarian di gutrits.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s