Titik Nol by Agustinus Wibowo

TitikNol

Judul: Titik Nol

Penulis: Agustinus Wibowo

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Genre: Non fiksi, Travelogue

Terbit: Februari 2013

Tebal: 568 Halaman

Harga: Rp 98.000

Memaknai sebuah perjalanan. Bagi setiap orang yang melakukan perjalanan, ada makna berbeda-beda yang mereka tangkap dari proses mereka menyisiri bumi, menggeluti waktu, dan berinteraksi dengan alam dan lingkungan. Begitu pun bagi Agustinus Wibowo. Baginya, justru makna perjalanan ia dapat tatkala pulang. Agustinus mengempaskan ambisinya menuju benua hitam, demi sebuah perjalanan kembali ke tempat asal. Pulang. Ya benar, cerita perjalanannya di buku ini justru dimulai dari sebuah kata kerja yang kerap kali menghantarkan kita pada memori-memori tak terhingga. Pulang.

Perjalanan adalah belajar melihat dunia luar, juga belajar melihat ke dalam diri. Pulang memang adalah jalan yang harus dijalani semua pejalan. Kalimat tersebut saya cuplik dari salah satu halaman di buku yang mempesona saya ini. Jauh-jauh setelah menjejaki Tibet, Pakistan, India, China.. maka Agustinus harus menaklukkan egonya dan kembali pada sebuah kota panas yang disebut Surabaya. Ceritanya diawali dengan ia bertemu dengan sang mama yang tengah tergolek lemah di rumah sakit. Kisah di bab satu sudah membuat saya pilu, bagaimana seorang mama menyambut kepulangan anaknya setelah lama dinanti. Betapa sang anak luruh bersimpuh dan menanggalkan segala kebanggannya sebagai musafir yang mencoba mengelilingi dunia.

Dari sebuah bangsal rumah sakit inilah sang musafir berkisah. Bagaimana kisahnya menaklukkan dunia diawali dengan ia menjadi seorang pelajar di China. Bagaimana ketertegunannya setelah berpayah-payah menghabisi medan yang susah menuju Himalaya. Juga, kisahnya tentang keliaran orang India, atau hidup di sebuah negara yang tengah terancam konflik perang, Afghanistan. Bagi saya, Agustinus Wibowo adalah seorang yang rendah hati menceritakan kisahnya. Ia tak malu mengakui ‘kepengecutannya’ ketika hanya bisa tinggal diam melihat orang-orang di sekitarnya menderita. Ia tak segan memberi penghargaan kepada mereka yang berkekurangan, namun tetap berusaha menjamunya sebagai seorang tamu agung.

Di sela-sela cerita tentang perjalanannya, Agustinus menyisipi kisah perjuangan mamanya terhadap penyakitnya. Juga, memori-memori saat sang mama masih kuat menghadapi hari-hari. Cerita yang dipenuhi keharuan, dan meninggalkan banyak kesan moral. Mengenai makna perjalanan sendiri, melalui Titik Nol seorang Agustinus Wibowo membagikan saya banyak hal berharga. Misalnya, betapa ‘Perjalanan menyadarkan, masalah-masalah yg dianggap berat selama ini, ternyata teramat sepele di hadapan alam’, atau tentang bagaimana menaklukkan diri sendiri, dan perjalanan bukan lagi bicara tentang tempat tujuan, tapi teramat luas dan lebih dari sekadar itu.

Setiap tulisan diramu dengan apik, penyusunan kalimat, untaian kata, dan deskripsi perasaan yang dialami di tiap adegan membuat saya menjura terhadap apa yang dilakukan penulis di dalam memoarnya. Perjalananku bukanlah perjalananmu, karena menurut sang musafir, tiap-tiap orang mengalami banyak hal berbeda di tiap perjalanannya. Perjalananku adalah perjalananmu, karena meski hal-hal tersebut berbeda, tetapi perjalanan tetaplah satu proses yang sama yang membawa setiap manusia semakin mengenal dirinya sendiri, melalui melihat dunia luar.

Saya tidak dapat menemukan kekurangan buku ini, karena itulah saya memberi bintang penuh pada buku ini. Terima kasih, Agustinus Wibowo, karena sudah memberi makna tertinggi pada perjalanan, melalui Titik Nol-mu. :’)

3 thoughts on “Titik Nol by Agustinus Wibowo

  1. Mbak ini kisah pribadinya mas Agustinus ya? Pengen banget baca *lagi2 gara reviewnya* wkwkk~ tapi harganyaaaaa…bikin nangis (-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩__-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩)

    • Iyaa… ini kisah pribadi mas Agustinus, Mbak, makanya genrenya nonfiksi.. Tapi penutusannya bikin merinding.. Baguus banget. Mahal karena tebal, tapi menurutku sangat-sangat layak! hehehe..🙂

  2. Pingback: Calling for guest post! :D [Travel Book Review] | Dinoy's Books Review

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s