Last Minute in Manhattan by Yoana Dianika

last-minute-in-manhattan

Judul: Last Minute in Manhattan

Penulis: Yoana Dianika

Penerbit: Bukune

Genre: Romance, Drama, Young Adult

Tebal: 408 Halaman

Terbit: Januari 2013

Harga: Rp 50.000

Aku patah hati, setelah Abram, pacarku yang pernah menjanjikan kesetiaan cinta itu akhirnya berselingkuh… dengan saudari tiriku. Iya, masa laluku tidak baik, ibu kandungku meninggalkanku demi laki-laki lain yang juga memiliki putri seusiaku. Namanya Maggie, cewek yang akhirnya menjadi duri dalam kehidupanku dengan merebut Abram. Tapi tak selamanya takdir membelakangiku, ketika akhirnya aku pindah ke California, ke kediaman ibu tiriku. Di sana, aku tinggal bersama dengan Mark, adik tiri yang selalu berusaha untuk melindungiku. Dari Mark pula aku mengenal Sky – alias Vesper. Dan bersama Sky, aku perlahan belajar untuk mengenal, apa itu move on.

Kisah ini adalah tentang Callysta yang dunianya jungkir balik setelah mengalami pengkhianatan cinta. Callysta yang tak juga menentukan arah masa depannya. Selepas lulus SMU, Cally tak juga melanjutkan pendidikannya di tingkat universitas. Dia masih merasa ragu, meski ia tahu ketertarikannya akan dunia obat-obatan. Baginya, masa lalu yang selalu menemani selalu menjadi bayang-bayang yang memberati langkah kakinya. Tapi semenjak bertemu dengan Sky, hatinya pelan-pelan melembut. Lalu, apakah benar kasih sayang Sky mampu membuatnya kembali bangkit?

Saya senang membaca novel ini. ‘Setiap Tempat Punya Cerita’, inilah proyek novel yang sedang diusung oleh Gagas Media dan Bukune, dan ‘Last Minute in Manhattan’ adalah seri yang pertama yang diterbitkan oleh Bukune berkaitan dengan proyek ini. Dan sesuai dengan temanya, novel setebal halaman ini menyuguhkan setiap detil tempat-tempat menarik di California, juga Manhattan. Saya suka deskripsi yang diberikan oleh penulis mengenai tempat-tempat tersebut, sehingga kita serasa dibawa langsung ke sana. Juga, pendetilan tentang karakter setiap tokoh lengkap dengan pakaian yang mereka kenakan saat sedang berada di masing-masing tempat. Yoana tampaknya bersenang-senang dengan setiap tokoh dan tempat saat menuliskan cerita ini.

Meski begitu, tetap ada kritik yang ingin saya sampaikan untuk novel ini. Ada beberapa bagian yang menurut saya terlalu bertele-tele, juga konflik yang terkesan dibuat-buat. Bagi saya, jika tidak ada hal-hal tersebut pun ceritanya tetap menarik. Hm, seperti apa ya misalnya… Sky yang tiba-tiba saja datang bersama Rachel saat pesta dansa, padahal ia sudah menyanggupi untuk menjadi pasangan Callysta, tapi ia membatalkannya tanpa memberitahu, tapi masih sempat-sempatnya melakukan adegan romantis saat bertemu Cally di acara tersebut. Atau, pertengkaran antar cewek saat sedang di kamp musim panas. Mungkin, hal-hal tersebut dimaksudkan Yoanika untuk membangun emosi antar tokoh. Ya baiklah, sah-sah saja sih sebenarnya.🙂

Secara keseluruhan saya cukup menikmati novel ini, meski sempat meninggalkannya ketika sudah 3/4 bagian, karena sempat merasa sedikit bosan dengan konflik yang bertele-tele. Tetap saya salut dengan cara penulisan oleh Yoanika. Entah karena dia sudah pernah pergi ke tempat-tempat yang dituliskan, atau risetnya yang sangat baik, namun cerita ini mampu memenuhi tujuan yang diusung oleh proyek ‘Setiap Tempat Punya Cerita’. 4 of 5 stars, then.🙂

dinoy

2 thoughts on “Last Minute in Manhattan by Yoana Dianika

  1. Pingback: Melbourne – rewind by Winna Efendi | Dinoy's Books Review

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s