Camar Biru by Nilam Suri

Camar biru

Judul: Camar Biru

Penulis: Nilam Suri

Penerbit: Gagas Media

Genre: Drama, Romance

Harga: Rp 45.000

Sebuah janji, ikrar sepuluh tahun lampau, membawa mereka pada suatu keputusan yang tak pernah mereka duga sebelumnya. Menikah. Iya, Adith dan Nina yang sudah berteman sejak kecil, sudah lebih dari dua puluh tahun, tak menyangka mereka akan sampai pada fase keputusan tersebut. Pertemanan yang terlampau lama yang seharusnya mengaratkan rasa, ternyata mampu membawa mereka pada dimensi yang lain akan hubungan mereka. Namun, apakah semudah itu menerima perubahan ini begitu saja?

Siluet-siluet masa lalu seolah tak henti mengiringi kehidupan Nina. Kehilangan yang berujung pada duka yang tak terperi membawanya masuk ke dalam pribadi yang suram. Dulu kehidupanya adalah ceria, bersama dengan Narendra, Sinar, dan Adith. Bagaikan bujur sangkar yang tak terpisahkan keempat sisinya, mereka mewarnai hari-hari dari masa kecil hingga beranjak dewasa. Namun, ketika salah satu sisi dipatahkan, tak ada lagi bujur sangkar itu. Naren pergi, disusul dengan Sinar. Sementara Adith, terus berusaha menjagai Nina yang sering kali seolah berada dalam balutan dunianya sendiri. Sukar untuk dijangkau. Ketika hari terus berjalan dan Adith menawarkan masa depan yang baru bersama-sama, akankah Nina dengan mudah menerimanya?

Camar Biru menggambarkan kepedihan seseorang yang hidupnya berubah sejak ditinggal oleh seseorang andalannya. Nilam Suri menceritakan dengan apik karakter gadis rapuh yang dulunya ceria. Dengan setting Jakarta dan percakapan akrab ‘lo-gue’ di keseharian, novel ini terasa cair meski sebenarnya berbalut melankolis. Kenangan-kenangan masa lalu yang membentuk kehidupan masa kini pun terus digulirkan, mengajak pembaca menyelami metamorfosis hati yang dialami oleh Nina. Novel ini ditulis dengan dua sudut pandang secara bergantian. Jika di bab awal Adith yang menuturkan ceritanya, di bab selanjutnya giliran Nina yang berkisah. Dan begitu  seterusnya. Saya mengatakan novel ini sarat dengan makna. Novel ini bicara tentang cinta, makna sebuah keluarga, kepedihan karena luka traumatis, dan persahabatan yang menenangkan rasa.

Nina dikelilingi oleh orang-orang yang sayang padanya. Selain Adith, ada juga Danish yang selalu bisa mengimbangi kesuraman perasaan Nina. Namun, kenyataan ini tak membuat Nina bisa sepenuhnya percaya kepada mereka. Karena nyatanya, ada satu rahasia besar yang tetap ia pendam, karena rahasia itu pun mengandung luka hati yang ia rasa tak sanggup disembuhkan oleh siapa pun. Khas novel drama Gagas kebanyakan, novel ini memiliki unsur melankolis dan alur yang meski tidak membosankan, tapi sempat juga terasa lambat. Untung saja saya memang sedang mood membaca dan sabar menyimak kata per kata, karena saya sempat merasa ceritanya diulur-ulur.🙂 Tapi selebihnya saya suka. Penggambaran nuansa yang tepat, dan pengkarakteran yang pas. Camar Biru saya beri 3 dari 5 bintang.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s