Beautiful Mistake by Sefryana Khairil & Prisca Primasari

BM

Judul: Beautiful Mistake

Penulis: Sefryana Khairil & Prisca Primasari

Penerbit: Gagas Media

Genre: Romance

Another Gagas Duet I have read. This one is contains of Dreamland & Chokoreto. Benang merahnya adalah cinta dan impian yang tertunda. Beberapa persamaan antara dua novela ini yang saya temukan adalah sebagai berikut: Dua tokoh utama digambarkan memiliki karakter yang berbeda. Yang satu terbuka dan riang, satunya lagi tertutup dan cenderung murung. Kemurungan yang dimiliki pun sama-sama disebabkan oleh luka masa lalu. Lalu tentang setting tempat. Jika Dreamland banyak mengambil setting bar, di Chokoreto yang digunakan sebagai latar tempat adalah kafe. Sama-sama tempat untuk minum dan bersantai, kan? Lalu tentang impian. Digambarkan bahwa tokoh utama di masing-masing novela sama-sama memiliki impian yang harus terhalang oleh sesuatu. Mereka harus memilih antara kembali berusaha menggapai mimpi atau tinggal tetap demi orang terkasih mereka. Dilema ini yang kemudian dijadikan konflik batin di dua novela ini.

Dreamland. Saya menikmati membaca novela karya Sefryana Khairil ini. Alurnya yang dinamis membuat cerita antara Fajar dan Nadine ini terasa mengalir. Meski saya sempat merasa bahwa di beberapa bagian terasa diulang-ulang konfliknya, terutama tentang Nadine yang terlihat plin plan dengan perasaannya ke Fajar. Fajar juga digambarkan sebagai sosok pria yang tidak bisa bangkit dari masa lalunya, tapi di satu titik tiba-tiba saja larut ke dalam perasaannya yang tiba-tiba ke Nadine. Mungkin memang hal ini disengaja oleh penulis, untuk menunjukkan konflik bahwa keduanya sama-sama sedang berusaha bangkit dari masa lalunya akhibat kehilangan orang terkasih. Setting pantai dan suasana di Bali juga menambah daya tarik novel ini.

Beranjak ke Chokoreto. Jujur saya awalnya kurang bisa menikmati ceritanya, malahan saya sempat lama meninggalkan buku ini untuk dituntaskan. Bukan, bukannya cerita dan alurnya yang jelek, tapi saya tidak merasa akrab dengan setting cerita dan juga istilah-istilah di dalamnya. Jepang adalah negara yang menjadi latar tempat, dan piano klasik adalah hal yang sering dibicarakan di sini, sesuai dengan minat kedua tokoh, Akai dan Yuki. Untuk mendalami karakter, sepertinya memang penulis sengaja menuliskan banyak tentang lagu klasik dan komponis terkenal yang sayangnya, tidak saya mengeri. Saya terpaksa membaca istilah dan nama-nama tersebut sambil lalu. Namun semakin diteruskan semakin menarik. Akai yang periang ternyata memiliki alasan tertentu yang membuatnya berhenti menekuni passionnya. Yuki yang cenderung suram juga memiliki ketakutan sendiri untuk mewujudkan impiannya yang sudah di depan mata.

‘Kesalahan yang indah’ yang saya tangkap di cerita itu adalah, saat kita hendak mengejar mimpi kita, seringkali kita malah ‘menggagalkannya’ sendiri, namun hal tersebut malah membawa kita kepada hal lain yang lebih indah. Yaitu pertemuan dengan yang terkasih. Di dalam pergolakan batin kita saat memilih, kita dipenuhi pertanyaan apakah keputusan yang kita ambil tersebut benar, namun akhirnya hatilah yang menentukan. Dan hati tidak pernah berbohong, bukan?

Dinoy

One thought on “Beautiful Mistake by Sefryana Khairil & Prisca Primasari

  1. Pingback: Tokyo-Falling by Sefryana Khairil | Dinoy's Books Review

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s