Hatimu by Salsa Oktifa

hatimu

Judul: Hatimu

Penulis: Salsa Oktifa

Penerbit: Gagas Media

Genre: Roman

Tebal: 358 Halaman

Terbit: November 2012

Harga: Rp 49.000

Agia, Rain, Bari.

Katanya, laki-laki dan perempuan tidak akan pernah murni hanya bersahabat selama bertahun-tahun. Pasti ada perasaan yang lebih dari itu, entah terungkap maupun tak terungkapkan. Dan hal inilah yang membuat Bari selalu diselimuti perasaan cemburu melihat Rain selalu memprioritaskan Agia. Bahkan saat Bari dan Agia mengalami kecelakaan, Rain lebih sering menghabiskan waktunya menjenguk dan merawat Agia. Tapi Bari bisa apa? Rain tampak begitu bahagia bersama Agia. Jelas saja, mereka saling mengenal sejak kecil. Tumbuh bersama, dan menjalani hari-hari di kehidupan mereka tanpa terpisahkan. Agia selalu bisa membuat Rain tertawa dan nyaman, tidak sepertinya yang cenderung kaku dan susah bersikap  manis. Tapi Bari tidak akan pernah rela melepas Rain. Cintanya begitu besar sehingga ia ingin memiliki gadis itu seutuhnya. Hanya untuknya.

Novel ini tebal, dengan alur lambat. Tapi saya menikmati membaca kata demi kata yang teruntai apik dan menjalin kisah sederhana namun dibungkus dengan drama yang pelik. Tentang tiga orang yang saling menelisik perasaan masing-masing. Agia dan Rain bersahabat sudah bertahun-tahun, sejak kecil hingga tumbuh dewasa. Kebersamaan yang sudah biasa seringkali mengaburkan perasaan lebih yang mungkin saja ada. Tapi Rain telah menjalin hubungan dengan Bari, pria yang dingin namun membuat Rain merasakan gejolak emosi yang tak ia rasakan bersama Agia. Tak sekali dua kali Bari membuat Rain kesal karena sikap dinginnya. Namun Rain bertahan, hingga suatu hari muncul pula perempuan lain dari masa lalu Bari. Eve datang dan membuat Rain menjadi gundah. Gundah karena sepertinya ada yang belum terselesaikan antara Bari dan Eve. Dan ia pun memilih menyingkir, kembali kepada Agia.

Agia dan Rain adalah dua orang yang memiliki karakter ekstrover, sehingga mereka sering merasa nyaman satu sama lain dengan letupan-letupan candaan mereka. Bari berbeda. Dia tertutup, bicara seperlunya, dan hampir tidak pernah melakukan tindakan-tindakan manis layaknya seorang pria kepada kekasihnya. Bari cemburu berat dengan kehadiran Agia di sisi Rain, sesuatu yang tak pernah Agia pahami karena Rain baginya sudah seperti saudara sendiri. Sebenarnya, cerita novel ini berputar-putar ya di situ saja, tapi saya suka sekali cara penulisnya menuliskan rangkain perasaan masing-masing tokoh, juga adegan yang sepertinya biasa namun terjalin rapi. Meski ada beberapa typo yang membuat saya gemas, namun tak mengapa. Bahasa baku yang digunakan bahkan dalam percakapan terasa enak, nyaman dibaca.

Afterall, 4 dari 5 bintang layaklah saya sematkan untuk novel ini. Bravo, Salsa, your first novel impressed me much!🙂

dinoy

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s