Duet – Angela Marchelin, Nita Ramadhita, Ryvannafiza

Duet_promoJudul : Duet

Penulis: Angela Marchelin, Nita Ramadhita, Ryvannafiza

Penerbit: Haru (@penerbitharu)

Genre : Romance, drama

Kategori: Fiksi, novel lokal

Tebal :   212 halaman

Harga : Rp.39.000

Terbit: November 2012

Sinopsis

Jika Young Hee tak menyukai kopi, ia tak akan pernah bertemu dengan Martin Jo yang selalu berlagak percaya diri.

Jika Tae Joon tak punya mimpi mengejar matahari terbenam, ia tak akan pernah melihat Na Bi di kamera bututnya.

Jika Min Woo tidak merusak CD limited edition suatu boyband, ia tak akan pernah berurusan dengan seorang fanboy seperti Sun Ho.

Pertemuan pertama itu membekas dengan kuat di benak mereka masing-masing, menjadi hari yang tak akan pernah mereka lupakan. Hari yang tak pernah mereka sangka akan menjadi titik tolak perubahan besar pada hidup mereka masing-masing…

Duet adalah kumpulan novela dari 3 pemenang Korean Story Contest 2012.

Resensi

Tiga cerita berbeda, namun sama-sama mengambil Seoul sebagai latar utama cerita. Tiga cerita bernuansa Korea yang akan membawa pembaca seolah-olah sedang berada di negeri ginseng dan menyimak langsung kisah di antara keenam tokoh utamanya.

Pertemuan pertama tidak selalu memberi kesan yang menyenangkan. Setidaknya itulah yang dirasakan oleh Young Hee saat bertemu dengan Martin Jo di Incheon International Airport, Seoul. Meski memiliki ketampanan yang luar biasa di matanya, namun nilai Martin Jo turun ketika Young Hee menangkap keangkuhan di diri pria Korea yang lama tinggal di Belanda itu. Tapi siapa yang menyangka bahwa pria inilah yang kemudian akan mengisi hari-harinya di antara harum aroma kopi yang ia nikmati di Black Café, tempatnya bekerja ?

Tae Joon adalah pemuda yang memiliki passion di bidang fotografi. Dan Chasing the Sunset adalah obsesinya. Di usahanya yang kesekiankali menangkap gambar terbenamnya matahari di Seoul, Tae Joon bertemu dengan sesosok gadis yang polos dan tiba-tiba saja menarik hatinya. Yang tidak Tae Joon tahu adalah adanya sesuatu di dalam diri Na Bi yang tidak biasa, yang kemudian menjadi penghalang cinta mereka berdua. Bagaimanakah Tae Joon menghadapi dilema antara cintanya kepada Na Bi dengan realita yang harus ia jalani?

Bagi Min Woo, awalnya Sun Ho hanyalah sebuah obyek penelitian untuk tugas kuliahnya di jurusan Psikologi. Min Woo sempat menyesal berkenalan dengan Sun Ho yang menurutnya memiliki sikap aneh. Apalagi, tiba-tiba saja Sun Ho memaksanya menjadi pasangan Duet di audisi yang diadakan oleh SM Entertainment. Yang tidak Sun Ho tahu, hal ini sebenarnya membuka kembali mimpi Min Woo di masa lalu. Mimpi yang ditentang oleh ayahnya. Apakah Min Woo dan Sun Ho dapat menjadi pasangan duet yang berhasil melalui audisi di SM Entertainment?

Ketiga novela ini merupakan pemenang terpilih dari 309 naskah yang masuk dan disertakan dalam Korean Story Contest 2012 yang diselenggarakan oleh Penerbit Haru. Tiga cerita ini memiliki kekhasannya sendiri yang meskipun berbeda-beda, tetapi tetap bisa dinikmati. Black Cafe berkisah tentang kisah cinta yang manis antara dua hati yang bertolak belakang, bagaimana sebuah trauma akhirnya menemui penawarnya melalui seorang pria yang tulus hati. Lalu beranjak ke Chasing the Sunset yang akan membuat kita tersenyum pada awalnya, lalu mulai berpikir di tengah-tengah. Drama yang mengandung unsur psikologi, tentang seorang gadis yang mengidap suatu sindrom yang membuatnya tidak berlaku selayaknya umurnya. Dan terakhir adalah Duet, berkisah tentang persahabatan dan mimpi. Apa yang kamu rasakan jika mimpi masa lalumu tiba-tiba saja diungkit lagi oleh orang yang baru kamu kenal? Di sini kita akan dibawa mengerti perasaan Min Woo saat ia harus menyentuh lagi bidang musik yang dulu terpaksa ia tinggalkan.

Setiap cerita pun memiliki alur sendiri. Dari alur yang manis, menyayat hati, lalu alur yang cepat dan bersemangat. Dan lagi sesuai tema besarnya, di sini kita akan dibawa ke suasana Korea mulai dari nama-nama tempat, makanan, dan juga beberapa kosakatanya. Buat pecinta fiksi Korea, buku ini seru banget. Buat pembaca umum, saya rasa cerita-ceritanya juga menjadi sajian baru yang nggak ngebosenin buat dibaca.🙂

Dinoy

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s